Nanchang, Bharata Online - Sebanyak 1.178 warga negara Tiongkok yang terlibat dalam kasus penipuan telekomunikasi di Myawaddy, Myanmar, telah dipulangkan ke Tiongkok sejak awal bulan ini, ungkap Kementerian Keamanan Publik Tiongkok, Senin (8/12).

Para tersangka telah diserahkan secara bertahap melalui Thailand di bawah pengawalan kepolisian Tiongkok sejak 1 Desember 2025, ungkap kementerian tersebut dalam sebuah pernyataan di akun WeChat resminya.

Pemindahan ini menyusul pertemuan tingkat menteri pada 14 November 2025 yang melibatkan Tiongkok, Kamboja, Laos, Myanmar, Thailand, dan Vietnam, dengan para peserta sepakat untuk memperdalam kerja sama dan meluncurkan tindakan keras terkoordinasi terhadap penipuan telekomunikasi lintas batas.

Pasukan kepolisian dari Tiongkok, Myanmar, dan Thailand baru-baru ini meluncurkan putaran operasi lanjutan yang berfokus pada wilayah Myawaddy, tempat Myanmar membersihkan beberapa kompleks penipuan dan menahan sekelompok tersangka.

Menurut kementerian, lebih dari 6.600 warga negara Tiongkok yang diduga melakukan penipuan telekomunikasi telah dikawal kembali ke Tiongkok sejak 20 Februari 2025.

Kementerian tersebut mengatakan, tindakan keras multinasional terhadap penipuan telekomunikasi lintas batas masih berlangsung, dan Tiongkok akan terus memperkuat kerja sama penegakan hukum untuk membongkar jaringan kriminal dan menjaga keamanan publik.