BEIJING, Radio Bharata Online - Setelah AS melarang penjualan peralatan baru dari lima perusahaan Tiongkok,  Kementerian Perdagangan Tiongkok pada Kamis 01 Desember 2022 menjanjikan langkah-langkah yang diperlukan untuk melindungi hak dan kepentingan sah perusahaan Tiongkok.

Seperti diketahui, Komisi Komunikasi Federal AS mengeluarkan larangan pada Jumat lalu untuk mengimpor dan menjual peralatan telekomunikasi dari lima perusahaan Tiongkok termasuk Huawei dan ZTE, menuduh mereka menimbulkan "risiko yang tidak dapat diterima" bagi keamanan nasional AS.

Terkait dengan larangan AS tersebut, Huawei dan ZTE telah berulang kali menentang pembatasan AS tersebut dan menyangkal bahwa mereka mengancam keamanan AS.

Juru bicara kementerian Shu Jueting mengatakan ,  Tiongkok dengan tegas menentang AS menggeneralisasi konsep keamanan nasional dan menyalahgunakan kekuasaan negara untuk menekan perusahaan Tiongkok dengan jahat dan mendesak pihak AS untuk segera memperbaiki praktik yang salah.

Shu menambahkan, Langkah tersebut tidak hanya akan merusak hak dan kepentingan yang sah dari perusahaan Tiongkok tetapi juga akan mempengaruhi kepentingan perusahaan dan konsumen Amerika serta mengganggu tatanan ekonomi dan perdagangan internasional, yang tidak baik bagi negara atau dunia pada umumnya.

(CGTN)