Beijing, Bharata Online - Warga yang berpartisipasi dalam acara penanaman pohon bersama Presiden Tiongkok, Xi Jinping, pada hari Senin (30/3) mengaku terinspirasi olehnya, dan berjanji untuk berkontribusi lebih banyak pada upaya pelestarian lingkungan Tiongkok.

Xi, yang juga Sekretaris Jenderal Komite Sentral Partai Komunis Tiongkok dan Ketua Komisi Militer Pusat, didampingi oleh warga dan pemimpin Partai dan negara lainnya di Distrik Changping, Beijing, untuk acara tersebut, yang merupakan bagian dari kampanye penanaman pohon yang telah berlangsung di Tiongkok selama 45 tahun terakhir.

Xi melambaikan tangan kepada kerumunan untuk menyampaikan salamnya sebelum mengambil sekop untuk menanam berbagai jenis bibit pohon. Saat menanam pohon, ia bertanya kepada anak-anak di lokasi tersebut tentang studi dan kehidupan sehari-hari mereka, partisipasi mereka dalam pekerjaan dan olahraga, dan keterlibatan mereka dalam kegiatan penanaman pohon. Ia menekankan pentingnya menetapkan tujuan besar sejak usia muda, menumbuhkan kecintaan pada belajar, bekerja, dan alam, serta berupaya menjadi pilar masyarakat.

Berbicara kepada para pejabat dan warga, Xi mengatakan Tiongkok telah menyaksikan peningkatan berkelanjutan baik dalam luas hutan maupun stok pohon, serta pengurangan terus-menerus di daerah gurun. Hal ini menjadikan Tiongkok sebagai negara dengan peningkatan penghijauan terbesar dan tercepat di dunia.

Penghijauan adalah tugas penting dalam membangun Tiongkok yang Indah, kata Xi, seraya mendesak upaya berkelanjutan dan solid untuk memajukan inisiatif tersebut.

Para peserta kegiatan tersebut mengatakan bahwa mereka sangat terinspirasi oleh kata-kata dan perbuatan Xi, dan berjanji untuk lebih berdedikasi dalam membangun Tiongkok yang indah.

"Saya sangat senang dapat berpartisipasi dalam kegiatan ini hari ini. Sekretaris Jenderal menanam pohon dengan sangat serius. Beliau menggunakan setiap sekop dengan serius, dan kemudian, beliau teliti dan serius saat meratakan tanah," kata Li Ruixin, Sekretaris Cabang Partai Desa Baishan.

"Berpartisipasi dalam kegiatan penanaman pohon ini membuat saya sangat bahagia. Selama kegiatan ini, saya telah merasakan kegembiraan ketekunan. Dibutuhkan kesabaran untuk melakukan sesuatu dengan baik, seperti mengisi lubang dengan tanah sedikit demi sedikit saat menanam pohon," ujar Shi Manyu, Siswa di Sekolah Dasar Changping Universitas Tsinghua.

"Melalui kegiatan penanaman pohon ini, saya tidak hanya belajar tentang lebih banyak pohon, tetapi juga merasakan kegembiraan bekerja. Saat menyirami pohon, Kakek Xi berkata kepada saya, 'Hati-hati, jangan sampai tanganmu terjepit.' Saya pikir beliau adalah kakek yang sangat baik dan ramah," kata Yu Wanruoshi, siswa lain di sekolah dasar tersebut.

"Sekretaris Jenderal cukup berpengetahuan tentang penanaman pohon. Beliau mengatakan kita harus menanam jenis pohon yang dapat beradaptasi dengan kondisi lokal untuk memastikan kelangsungan hidupnya. Melalui kerja sukarela penanaman pohon yang berkelanjutan ini, kita dapat melihat kepercayaan dan tekad besar Partai dan negara dalam konservasi ekologi," ujar Yang Yang, Sekretaris Cabang Partai dari Asosiasi Penanaman Sayuran Kota Xingshou.

"Fakta bahwa kita telah melakukan kegiatan ini selama bertahun-tahun menunjukkan kepada dunia ketekunan rakyat Tiongkok. Menanam pohon itu sendiri adalah tindakan yang bermanfaat bagi generasi sekarang dan masa depan. Saya percaya ini juga merupakan hal paling bertanggung jawab yang dapat kita lakukan untuk masa depan kita, untuk anak-anak kita, dan untuk rumah masa depan kita," jelas Wang Man, Peneliti di Institut Penelitian Teknologi Pesawat Beijing dari Perusahaan Pesawat Komersial Tiongkok.

"Saat menanam pohon, anak-anak akan berkata, 'Kami memberikan kontribusi kami saat pohon tumbuh sedikit demi sedikit.' Seperti pepatah, dibutuhkan sepuluh tahun untuk menumbuhkan pohon, tetapi seratus tahun untuk mendidik manusia. Saya pikir proses menanam pohon juga merupakan proses membina anak-anak untuk tumbuh dari generasi ke generasi," ungkap Sun Weiwei, seorang guru sekolah dasar.

"Seperti yang pernah dikatakan Kakek Xi, menanam pohon berarti menanam masa depan. Kita juga harus tumbuh kuat dan sehat seperti pohon pinus merah kecil ini, akhirnya menjadi pohon-pohon yang menjulang tinggi dan pembangun Tiongkok yang indah," kata Lv Zekai, siswa lainnya.

"Hari ini, kita menabur benih harapan hijau dengan setiap sekop tanah. Inti dari penanaman pohon dan penghijauan adalah menciptakan lingkungan ekologis yang lebih baik, memungkinkan orang untuk hidup lebih indah. Ini adalah tujuan yang sangat penting dalam membangun Tiongkok yang indah," ujar Wang Zhide, Insinyur di Institut Nasional Energi Bersih dan Rendah Karbon dari Perusahaan Investasi Energi Tiongkok.

"Saya ingin menjadi peneliti lingkungan ketika dewasa nanti, menggunakan pengetahuan saya untuk melindungi rumah hijau kita dan membuat langit lebih biru, air lebih jernih, dan kehidupan kita lebih baik," kata Shi.

"Tahun ini menandai peringatan ke-45 kampanye penanaman pohon sukarela nasional. Setelah kembali dari kegiatan ini, saya pasti akan memimpin lebih banyak petani untuk terus menambah penghijauan berdasarkan pengalaman saya di bidang pertanian ekologis, sehingga 'pohon pembangunan pertanian' kita akan semakin rimbun," tutur Yang.

"Saya pikir kita harus mulai dengan melakukan hal-hal kecil dalam kehidupan sehari-hari dan meningkatkan kesadaran kita tentang perlindungan lingkungan untuk berkontribusi pada pembangunan Tiongkok yang indah," ujar Liu Jianwei, Sekretaris Cabang Partai di sekolah dasar tersebut.