Beijing, Bharata Online - Dengan turunnya suhu di Beijing, musim ski di kota itu kini sedang berlangsung, menggarisbawahi pesatnya perkembangan dan popularitas olahraga salju dan es di Tiongkok sejak Olimpiade Musim Dingin 2022.
Zona Olimpiade Yanqing, yang dulunya merupakan tempat penyelenggaraan ski Alpen untuk Olimpiade Musim Dingin Beijing, kini bersiap untuk musim sibuk lainnya. Resor ini sedang memproduksi salju untuk area pemula seluas 6.000 meter persegi, bersiap menyambut pengunjung dari segala usia, dengan semakin banyaknya pemula yang ingin mencoba olahraga ini.
"Karena olahraga musim dingin semakin populer, kami melihat lebih banyak pengunjung yang datang bersama anak-anak, remaja, dan keluarga. Meskipun taman kami terutama dikenal dengan lerengnya yang menantang, kami terus memperluas dan meningkatkan fasilitas kami untuk pemula guna memenuhi kebutuhan pelanggan dalam beberapa tahun terakhir," kata Liu Xiyao, Manajer Umum Zona Olimpiade Yanqing.
Menurut Liu, salju di resor itu mungkin buatan manusia, tetapi memenuhi standar Olimpiade yang menawarkan kondisi berkualitas tinggi untuk pemain ski dari semua tingkat.
Ia juga mengatakan, jalur spektakuler sepanjang 14 km akan dibuka untuk umum bulan ini bagi para pemain ski tingkat lanjut. Dengan ketinggian vertikal 925 meter, jalur tersebut termasuk yang terbesar di Asia.
Tiongkok akan memiliki 748 resor ski pada akhir tahun ini, tetapi Yanqing tetap menjadi pilihan utama bagi warga Beijing berkat silsilah Olimpiade, skalanya, dan kedekatannya dengan kota.
"Jalur skinya cukup panjang. Kualitas saljunya sangat baik. Lereng untuk pemula membentang sepanjang 14 kilometer, yang sempurna untuk pemula," kata seorang pemain ski.
"Meskipun hari ini hari kerja, ada cukup banyak orang di sini. Ada banyak pemain ski tingkat lanjut juga, dan suasananya fantastis. Jarak lintasan tunggal yang panjang benar-benar membantu meningkatkan keterampilan Anda," ujar yang lain.
Bagi banyak orang, menyewa peralatan di resor adalah pilihan termudah, dengan semua perlengkapan yang Anda butuhkan tersedia dengan mudah di lokasi. Namun, seiring semakin banyak orang yang menggemari olahraga ini, semakin banyak pula yang memilih untuk berinvestasi pada perlengkapan mereka sendiri, dan peritel khusus di pusat kota Beijing pun turut hadir untuk memenuhi permintaan tersebut.
Di sebuah gedung yang didedikasikan untuk perlengkapan ski dan papan seluncur salju, para penggemar dapat menemukan segalanya, mulai dari ski all-mountain dan papan freestyle hingga pakaian luar teknis.
"Kami masih terbilang baru di Tiongkok, tetapi perkembangannya jelas menuju ke arah yang benar. Kami telah bertransformasi dari merek yang hanya dikenal oleh kalangan bawah seperti anak-anak freestyle. Kini, kami hadir di hampir setiap resor dan peritel utama di seluruh negeri, serta memiliki kehadiran yang kuat secara daring," ujar Alex Simpson, Kepala Pasar Internasional dan Pemasaran Langsung ke Konsumen 'Faction', merek olahraga salju asal Swiss.
Simpson mengatakan, Faction telah menjadi nama terkemuka di komunitas ski freestyle Tiongkok, sekaligus menarik minat dengan ski all-mountain-nya yang serbaguna.
Ia menunjukkan bahwa pertumbuhan merek tersebut mencerminkan meningkatnya kecanggihan konsumen ski di Tiongkok, didorong oleh momentum pasca-Olimpiade dan meluasnya ski di medan alami di wilayah-wilayah seperti Daerah Otonomi Uighur Xinjiang di Tiongkok barat laut.
"Jadi saat ini kami memproduksi sekitar 2.500 pasang ski di Tiongkok. Pertumbuhannya sekitar 20 persen setiap tahun. Saya pikir yang luar biasa adalah meskipun relatif baru di Tiongkok dan tentu saja, sebagai salah satu negara terbaru tempat kami beroperasi, Tiongkok sudah menjadi negara terbesar keempat bagi kami secara global. Dan di sektor e-commerce, Tiongkok adalah yang terbesar kedua bagi kami secara global," ungkap Simpson.
Menurut Buku Putih Industri Ski Tiongkok, jumlah pemain ski nasional tumbuh hampir 13 persen pada musim lalu, mencapai 26 juta. Para analis mengatakan Tiongkok sudah menjadi pasar ski pemula terbesar di dunia dan berada di jalur yang tepat untuk menjadi pasar ski terbesar di dunia pada tahun 2035.