Beijing, Radio Bharata Online - Tiongkok menargetkan pertumbuhan ekonomi sekitar 5 persen pada tahun 2025, menurut laporan kerja pemerintah yang disampaikan oleh Perdana Menteri Tiongkok, Li Qiang, pada pertemuan pembukaan sesi ketiga Kongres Rakyat Nasional (KRN) ke-14 pada hari Rabu (5/3).
Badan legislatif nasional Tiongkok membuka sesi tahunannya pada hari Rabu (5/3) pagi di Aula Besar Rakyat di Beijing.
Presiden Tiongkok, Xi Jinping, dan para pemimpin lainnya menghadiri pertemuan pembukaan tersebut.
"Target utama pembangunan tahun ini diproyeksikan sebagai berikut: pertumbuhan PDB sekitar 5 persen; tingkat pengangguran perkotaan yang disurvei sekitar 5,5 persen; lebih dari 12 juta pekerjaan perkotaan baru; peningkatan Indeks Harga Konsumen (IHK) sekitar dua persen; pertumbuhan pendapatan pribadi sejalan dengan pertumbuhan ekonomi; keseimbangan dasar dalam neraca pembayaran; produksi biji-bijian lebih dari 700 juta metrik ton; penurunan sekitar tiga persen dalam konsumsi energi per unit PDB; dan perbaikan berkelanjutan dalam lingkungan," ujar Li saat menyampaikan laporan atas nama Dewan Negara.