Naqu, Radio Bharata Online - Para siswa di daerah dataran tinggi di pedesaan barat daya Tiongkok telah melihat impian bola basket mereka menjadi kenyataan dengan selesainya stadion kubah tiup yang disuplai oksigen yang menyediakan udara yang cukup untuk olahraga berat.

Kubah ini dibangun di sebuah sekolah dasar di dataran tinggi di Kabupaten Nyainrong, Daerah Otonomi Xizang di barat daya Tiongkok, yang terletak jauh di balik padang rumput.

Sebagai bagian dari inisiatif layanan publik yang disebut Project Hope yang bertujuan untuk memastikan akses yang lebih besar terhadap pendidikan bagi anak-anak di daerah yang dilanda kemiskinan di negara tersebut, sekolah ini dibangun di ketinggian sekitar 4.700 meter sehingga anak-anak yang tinggal di pegunungan dapat bersekolah.

Dengan jumlah staf pengajar sebanyak 1.200 orang, sekolah ini memiliki sejumlah besar siswa yang terpesona dengan kegemaran bola basket nasional. Tapi, karena lingkungan yang minim oksigen di daerah tersebut, bermain bola basket merupakan tugas yang menantang, sering kali membuat para siswa kelelahan setelah hanya setengah jam.

Untungnya, situasi telah berubah menjadi positif sejak pembangunan stadion kubah tiup yang dipasok oksigen pada bulan Desember tahun lalu.

Dibangun dengan dana bantuan yang diberikan kepada Xizang, stadion ini tidak hanya menyediakan suhu dalam ruangan yang stabil sekitar 10 derajat Celcius, tetapi juga mempertahankan pasokan oksigen yang konstan, dengan konsentrasi oksigen yang mirip dengan daerah di permukaan laut.

Peningkatan kondisi bermain telah mendorong para siswa untuk berlatih lebih keras, termasuk Cugye, salah satu dari 15 anggota tim bola basket sekolah.

"Tim basket ini dibentuk saat saya masih di kelas empat, dan sekarang saya akan lulus. Saya berharap kami memiliki kesempatan untuk berkompetisi di kota," kata Cugye.

"Saya berharap suatu hari nanti kami bisa keluar dari padang rumput dan bermain basket di arena yang lebih besar," tambah siswa muda ini.

Selain stadion kubah tiup, sekolah dasar ini juga telah menggunakan dana bantuan untuk membangun ruang tari, ruang piano, dan ruang lukis, serta museum sains dan teknologi.

Sejak Kongres Nasional Partai Komunis Tiongkok (PKT) ke-18 pada tahun 2012, Xizang telah membuat langkah signifikan dalam mengembangkan sistem pendidikan modern, yang mencakup pendidikan prasekolah, pendidikan dasar, pendidikan kejuruan, dan pendidikan tinggi.

Dari tahun 2012 hingga 2023, negara Tiongkok telah menginvestasikan hampir 280 miliar yuan (sekitar 615 triliun rupiah) untuk meningkatkan pendidikan di Xizang.