Astana, Radio Bharata Online - Presiden Tiongkok, Xi Jinping, mengatakan pada hari Kamis (4/7) bahwa ia yakin hubungan Tiongkok-Belarusia akan terus berkembang secara sehat dan membuat langkah besar di bawah upaya bersama kedua negara.
Xi membuat pernyataan tersebut saat bertemu dengan Presiden Belarusia, Alexander Lukashenko, di sela-sela KTT Organisasi Kerja Sama Shanghai atau Shanghai Cooperation Organization (SCO) di ibu kota Kazakhstan, Astana.
Mengucapkan selamat kepada Belarusia karena secara resmi bergabung dengan SCO, Xi mencatat bahwa Presiden Lukashenko melakukan dua kunjungan ke Tiongkok tahun lalu. Kedua pemimpin bersama-sama menyusun cetak biru baru untuk pengembangan kemitraan strategis yang komprehensif Tiongkok-Belarusia dalam segala cuaca.
Tahun ini telah menyaksikan komunikasi yang erat antara kedua negara di semua tingkatan dan melihat implementasi yang efektif dari konsensus yang dicapai antara kedua belah pihak, kata Xi.
Sementara itu, Lukashenko berterima kasih kepada pihak Tiongkok karena telah mendukung Belarusia untuk secara resmi bergabung dengan SCO, dan mengucapkan selamat kepada Tiongkok karena telah mengambil alih kepresidenan bergilir SCO.
Dia juga mengatakan bahwa pertunjukan khusus oleh Penjaga Kehormatan Tentara Pembebasan Rakyat Tiongkok di Belarusia pada hari Rabu (3/7) untuk memperingati ulang tahun ke-80 pembebasan negara tersebut disambut dengan hangat, dan merupakan demonstrasi lain dari persahabatan yang erat antara Belarusia dan Tiongkok.
Belarus mendukung Inisiatif Pembangunan Global, Inisiatif Keamanan Global dan Inisiatif Peradaban Global yang diusulkan oleh Xi, serta konsensus enam poin yang diusulkan bersama oleh Tiongkok dan Brazil untuk menemukan penyelesaian politik bagi krisis Ukraina, kata Lukashenko, seraya menambahkan bahwa pihak Belarusia berharap untuk lebih memperkuat koordinasi bilateral dan multilateral dengan Tiongkok.