JAKARTA, bharata online - Nama pemain keturunan kembali menjadi sorotan dalam pembahasan calon kekuatan baru Timnas Indonesia. Kali ini, perhatian tertuju kepada Markus Pall Ellertsson, striker muda yang berkarier di kasta tertinggi Liga Islandia dan memiliki garis keturunan Indonesia dari sang ibu. 

Nama Markus mencuat setelah Staf Khusus Menteri Hukum RI, Noor Korompot, mengungkapkan bahwa pemain berusia 20 tahun tersebut layak masuk radar Timnas Indonesia. Informasi itu disampaikan melalui unggahan di akun Instagram pribadinya pada Sabtu (24/10/2026).

Noor Korompot, Staf Khusus Kementerian Hukum RI,  melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, mengungkapkan bahwa pemain muda berusia 20 tahun tersebut lahir di Jakarta dan segera menjalani proses administrasi kewarganegaraan.

Sementara itu,  bek muda Reno Munz juga berpeluang memperkuat Timnas Indonesia. Pemain yang kini berkarier di Liga Belgia tersebut bergabung dengan KVC Westerlo pada 1 Juli 2026. Ia menandatangani kontrak berdurasi empat musim setelah sebelumnya memperkuat klub Jerman, SpVgg Greuther Fürth.

Yang menarik, KVC Westerlo turut menyinggung peluang Reno untuk memperkuat Timnas Indonesia. "Karena akar keturunan Indonesianya, ia juga berhak membela tim nasional (Indonesia)," demikian pernyataan klub tersebut. 

Pernyataan itu membuat nama Reno semakin menarik untuk diperhatikan dalam pembahasan mengenai opsi pemain diaspora bagi Timnas Indonesia.

Reno Munz memiliki latar belakang karier yang cukup menjanjikan. Sebelum melanjutkan kiprahnya di Belgia, ia menimba ilmu di akademi SC Fortuna Köln dan Bayer Leverkusen, kemudian memperkuat Greuther Fürth di Jerman. 

Menurut laporan media sepak bola Belgia yang dikutip Suara.com, Reno telah memainkan lebih dari 100 pertandingan di berbagai level kompetisi Jerman, termasuk 48 penampilan di Bundesliga 2.  

Bek dengan tinggi badan 1,88 meter itu juga memiliki fleksibilitas dalam bermain. Selain sebagai bek tengah, Reno pernah ditempatkan di posisi bek kiri dan gelandang bertahan. Faktor lain yang menjadi perhatian adalah tempat kelahirannya. Reno diketahui lahir di Jakarta pada 2 Oktober 2005. Kondisi ini membuat statusnya menarik untuk ditinjau berdasarkan regulasi kewarganegaraan dan kelayakan pemain FIFA. [sumber Viva.co.id]