Beijing, Bharata Online - Menurut data yang dirilis oleh Kementerian Keuangan Tiongkok pada hari Rabu (17/12), pendapatan fiskal Tiongkok sedikit meningkat 0,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya menjadi 20,05 triliun yuan (sekitar 47.591 triliun rupiah) dalam 11 bulan pertama tahun 2025.

Selama periode tersebut, pendapatan pajak negara mencapai 16,48 triliun yuan (sekitar 39.117 triliun rupiah), meningkat 1,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya, sementara pendapatan non-pajak menurun 3,7 persen menjadi 3,57 triliun yuan (sekitar 8.473 triliun rupiah).

Pengeluaran anggaran publik umum Tiongkok meningkat 1,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya menjadi 24,85 triliun yuan (sekitar 58.981 triliun rupiah) dari Januari hingga November 2025.

Pengeluaran pemerintah untuk jaminan sosial dan pekerjaan, pendidikan, perawatan kesehatan, ilmu pengetahuan dan teknologi, serta perlindungan lingkungan dan konservasi energi masing-masing meningkat 8,1 persen, 4,4 persen, 4,7 persen, 7,9 persen, dan 6,6 persen.