Singapura, Radio Bharata Online - Jet penumpang Tiongkok C919 memulai debutnya dalam demonstrasi penerbangan di Singapore Airshow dan sukses memukau sejumlah penggemar penerbangan dengan kinerjanya yang luar biasa.

Dua pesawat berbadan sempit C919 dan tiga pesawat jet ARJ21 yang dikembangkan oleh Commercial Aircraft Corporation of China, Ltd. (COMAC) menghadiri pameran udara yang dimulai pada hari Selasa (20/2) tersebut.

Ini menandai pertama kalinya pesawat penumpang besar yang dikembangkan sendiri oleh Tiongkok ikut serta dalam acara kedirgantaraan dan pertahanan paling berpengaruh di Asia, serta pertama kalinya pesawat tersebut menjelajah ke luar negeri.

Banyak penggemar penerbangan yang datang ke pameran udara tersebut yang sangat ingin menyaksikan pesona C919 secara langsung.

"Saya sangat senang dan bangga melihat pesawat besar buatan dalam negeri hari ini," kata Zou Zhicheng, seorang mahasiswa dari Universitas Beihang. Dia menambahkan bahwa pengalaman ini telah memperkuat tekadnya untuk unggul dalam desain pesawat terbang dan mengejar cita-citanya untuk berkontribusi pada industri penerbangan dalam melayani tanah air.

"Sebagai mahasiswa jurusan penerbangan, saya sangat memahami sejarah pengembangan pesawat besar Tiongkok yang penuh liku-liku dan zig-zag, sesuatu yang mungkin hanya diketahui oleh para profesional penerbangan. Hal ini telah menanamkan kepercayaan diri yang luar biasa kepada kami untuk membangun negara penerbangan yang kuat di masa depan," ujar Yang Zexuan, seorang mahasiswa asal Tiongkok di Nanyang Technological University.

"Saya pikir di masa depan, C919 akan menjadi pesawat yang sangat populer. Karena memiliki jangkauan yang sangat baik, serta kapasitas penumpang yang banyak, bagi para pelancong di seluruh dunia," ujar Kang Yingcai, pengunjung lain di Airshow.

Pesawat penumpang C919, pesawat penumpang ARJ21, dan pesawat kargo ARJ21 dipamerkan di area pameran statis luar ruangan, menarik perhatian pengunjung dari seluruh dunia, termasuk kalangan bisnis dan masyarakat umum.

Di dalam ruang pameran, berbagai model pesawat, termasuk pesawat penumpang, jet tempur, pesawat latih, helikopter, dan banyak lagi, juga menarik banyak pengunjung.

Menurut pihak penyelenggara, Singapore Airshow telah mendirikan paviliun negara untuk 40 perusahaan kedirgantaraan Tiongkok untuk pertama kalinya.

Dua perusahaan layanan udara Tiongkok, Tibet Airlines dan Henan Civil Aviation Development and Investment Group, menandatangani pesanan masing-masing 40 unit pesawat C919 dan 16 unit pesawat ARJ21 di pameran udara tersebut.

Pameran udara yang dihadiri oleh lebih dari 1.000 perusahaan yang berpartisipasi ini diharapkan dapat menarik 50.000 pengunjung dari lebih dari 50 negara dan wilayah.

Pameran udara itu akan berlangsung hingga hari Minggu (25/2) mendatang.