Beijing, Bharata Online - Edisi perdana acara Koneksi Bisnis Digital Tiongkok-Tajikistan telah berlangsung pada hari Senin (11/5) di Beijing.

Ratusan perwakilan bisnis dari kedua belah pihak berpartisipasi dalam acara tersebut, dengan mereka membahas topik-topik seperti transisi hijau dan kecerdasan buatan.

Acara ini terutama diselenggarakan oleh Badan Inovasi dan Teknologi Digital Tajikistan dan disponsori oleh perusahaan teknologi terkemuka Tiongkok, Huawei. Koneksi Bisnis Digital Tiongkok-Tajikistan pertama ini bertujuan untuk mendorong kerja sama teknologi dan inovasi antara kedua belah pihak.

"Tiongkok adalah pemimpin teknologi global dan salah satu mitra strategis utama Tajikistan. Inovasi, pengalaman, dan investasi Tiongkok dapat memainkan peran penting dalam pembangunan digital Tajikistan," ujar Khurshed Mirzo, Direktur Badan Inovasi dan Teknologi Digital Tajikistan.

Faktanya, Tiongkok telah menjadi mitra dagang terbesar Tajikistan. Pada kuartal pertama tahun ini, volume perdagangan bilateral melebihi 790 juta dolar AS (sekitar 13,84 triliun rupiah), meningkat lebih dari 50 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Ratusan pemimpin bisnis dari kedua belah pihak hadir dalam acara tersebut dan membahas topik-topik seperti ekonomi digital, teknologi keuangan (fintech), dan transisi hijau.

"Saya pikir dua hal terpenting dalam masyarakat modern adalah kecerdasan buatan dan digitalisasi. Negara-negara di Asia Tengah seperti Tajikistan tidak ingin tertinggal dalam gelombang transformasi digital ini. Saya pribadi percaya bahwa perkembangan ekonomi digital menghadirkan peluang yang relatif sama bagi semua negara," kata Xu Hai, Wakil Presiden Regional untuk Asia Tengah dari Huawei.

Sejumlah perjanjian kerja sama ditandatangani dalam pertemuan tersebut, di berbagai bidang mulai dari AI hingga pembangunan kota pintar.

"Saya yakin bahwa acara hari ini akan menjadi langkah pertama dalam mendorong komunikasi bisnis digital. Ini adalah langkah maju yang besar bagi kedua negara kita, dalam hal, Anda tahu, kita memiliki sejarah persahabatan yang sangat panjang, tetapi dalam hal bidang digital, ini adalah langkah pertama dan besar, dan kami menantikan banyak kerja sama yang akan datang," ujar Muhammadkhuja Davlyatov, Konsultan Direktur Humas dan Donor di Bawah Badan Inovasi dan Teknologi Digital Tajikistan.