Guizhou, Radio Bharata Online - Liga Super Desa (Village Super League/VSL) Tiongkok, atau "Cun Chao" dalam bahasa Mandarin, telah memberikan dorongan besar bagi ekonomi lokal di Kabupaten Rongjiang, Provinsi Guizhou, barat daya Tiongkok, dan membuat hidup lebih menyenangkan dalam proses modernisasi Tiongkok.

Kisah yang penuh semangat dari turnamen akar rumput ini diceritakan dalam salah satu episode film dokumenter baru berjudul "Snapshots of Modernization", yang diproduksi oleh China Media Group (CMG), lembaga penyiaran terkemuka di negara tersebut.

Episode ini berfokus pada Dong Yongcheng, yang mengelola sebuah bar makanan ringan di desa tetapi telah mencintai sepak bola sejak usia yang sangat muda. Dia adalah seorang pemain di tim sepak bola Desa Zhongcheng di Kabupaten Rongjiang, dan menjadi pencetak gol terbanyak di liga sepak bola desa.

Dong mengatakan bahwa acara sepak bola tidak hanya membantu mewujudkan impian masa kecilnya, tetapi juga mendatangkan lebih banyak pelanggan ke restoran kecilnya.

Acara fenomenal ini telah mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Kabupaten Rongjiang menerima 3,3 juta pengunjung dari bulan Mei hingga Juli tahun ini selama pertandingan berlangsung. Masuknya para pengunjung itu menghasilkan 2,8 miliar yuan (sekitar 6 triliun rupiah) pada akhir Juli 2023.

Para pemain yang berkeringat dan para penggemar yang bersorak-sorai menunjukkan hasil positif dari revitalisasi pedesaan Tiongkok dan modernisasi Tiongkok.

Modernisasi Tiongkok adalah modernisasi sosialis yang diupayakan di bawah kepemimpinan Partai Komunis Tiongkok. Modernisasi ini mengandung elemen-elemen yang umum terjadi pada proses modernisasi di semua negara, namun memiliki lebih banyak fitur yang unik dalam konteks Tiongkok.

Modernisasi Tiongkok ditandai dengan fitur-fitur berikut: modernisasi populasi yang sangat besar, modernisasi kemakmuran bersama untuk semua, modernisasi kemajuan material dan budaya-etika, modernisasi keharmonisan antara umat manusia dan alam, dan modernisasi pembangunan yang damai.