Tianjin, Radio Bharata Online - Serangkaian kebijakan stimulus pemerintah mendorong belanja konsumen selama liburan Hari Nasional Tiongkok, yang berlangsung dari tanggal 1 hingga 7 Oktober 2024, memicu optimisme di kalangan investor asing tentang prospek ekonomi negara tersebut.
Liburan selama seminggu tahun itu menyaksikan belanja konsumen yang kuat di seluruh negeri. Di kota-kota seperti Nanjing di Provinsi Jiangsu di Tiongkok timur dan Taiyuan di Provinsi Shanxi di Tiongkok utara, pembeli telah membeli barang-barang murah untuk peralatan rumah tangga, didorong oleh insentif tukar tambah dan penawaran promosi.
Sektor otomotif juga mengalami kebangkitan, dengan hampir 20 kota, termasuk Kotamadya Tianjin di Tiongkok utara dan Kota Suzhou di Jiangsu, menyelenggarakan pameran mobil yang menarik banyak pengunjung. Acara-acara ini, ditambah dengan berbagai insentif seperti subsidi tukar tambah, telah meningkatkan minat pembelian mobil.
"Pemerintah menyediakan subsidi potongan harga sebesar 20.000 yuan (sekitar 44,3 juta rupiah), dan dengan diskon tambahan dari merek, hal itu membuat keseluruhan transaksi menjadi cukup menarik. Hal itu benar-benar menghemat banyak uang," kata seorang konsumen.
Sebelum liburan, pemerintah Tiongkok menerapkan serangkaian langkah, termasuk memangkas rasio persyaratan cadangan untuk bank dan menurunkan suku bunga hipotek pada pinjaman rumah yang ada, untuk meningkatkan kepercayaan pasar.
Kebijakan-kebijakan itu telah menghasilkan prospek positif bagi masa depan ekonomi Tiongkok dari para investor internasional. Perusahaan-perusahaan investasi terkemuka, termasuk Goldman Sachs dan Morgan Stanley yang berbasis di AS, serta UBS dari Swiss, telah menyatakan optimisme dan kepercayaan mereka terhadap ekonomi Tiongkok.
"Lembaga-lembaga keuangan besar dari Amerika Serikat, Eropa, dan kawasan Asia-Pasifik telah merilis laporan yang secara umum optimis tentang ekonomi dan pasar saham Tiongkok. Banyak juga yang telah menaikkan peringkat investasi mereka, yang mencerminkan harapan yang kuat terhadap kinerja ekonomi dan pasar modal Tiongkok," kata Bai Ren, Direktur Eksekutif Bank of China International Holdings Securities Limited.