BEIJING, Radio Bharata Online - Komisi Pembangunan dan Reformasi Nasional Tiongkok, pada hari Selasa mengumumkan rencana untuk mengembangkan lebih lanjut sistem kredit sosial negara tersebut.

Rencananya, negara akan mempercepat undang-undang terkait sistem kredit social, sekaligus mengatur tata cara pemanfaatan informasi kredit.

Dengan reformasi ini, platform layanan kredit pembiayaan lokal akan semakin terintegrasi, dengan upaya yang lebih besar untuk menjamin aliran data publik yang lebih aman, serta perlindungan privasi dan rahasia bisnis yang lebih kuat.

Mekanisme catatan kredit yang terstandarisasi dan andal, akan diperkenalkan untuk pendaftaran bisnis, layanan hukum, perpajakan, bea cukai, keuangan, dan hak kekayaan intelektual. 

Selain itu, sesuai dengan rencana, sistem kredit sosial Tiongkok akan diperluas, hingga mencakup bidang layanan kesehatan, perawatan anak dan lansia, rumah tangga, pariwisata, dan perbelanjaan.

Rencana tersebut juga mencakup langkah-langkah untuk memastikan kepercayaan pemerintah, dan meningkatkan pengumpulan data kredit bagi pegawai negeri, pengacara, pembantu rumah tangga, dan profesional keuangan. (Xinhua)