Guangzhou, Radio Bharata Online - Pasokan air di seluruh pulau yang dihubungkan oleh jembatan yang retak dipulihkan sekitar pukul 03:30 pada hari Sabtu, tidak lebih dari dua hari setelah sebuah kapal bertabrakan dengan jembatan tersebut.
Lima orang tewas dan tiga lainnya luka-luka dalam kecelakaan itu, dan lalu lintas jalur air terkena dampak serius.
Sekitar pukul 05:30 pada hari Kamis, lambung kapal kontainer pertama kali menabrak dermaga No. 18 Jembatan Lixinsha di Distrik Nansha, Kota Guangzhou, Provinsi Guangdong, Tiongkok selatan. Akibatnya, haluan kapal menghantam dermaga No. 19 sehingga mengakibatkan sebagian jembatan retak.
Lima orang tewas tersebut antara lain sopir bus tanpa penumpang, seorang pengendara sepeda motor, dan tiga orang penumpang kendaraan yang terjatuh ke sungai di bawah jembatan.
Jembatan Lixinsha merupakan jalur transportasi utama dan juga jalur suplai air utama bagi warga yang tinggal di Pulau Sanmin, yang dihuni sekitar 8.000 warga.
Tak lama setelah kecelakaan itu, pemerintah setempat memasang jalur pasokan darurat sepanjang tiga kilometer untuk menyediakan air bersih bagi warga.