New York, Radio Bharata Online - Geng Shuang, Wakil Perwakilan Tetap Tiongkok untuk PBB, mengatakan pada hari Selasa (18/6) bahwa semua usaha yang kondusif untuk menyelesaikan krisis Ukraina secara damai harus didukung. Ia menyerukan kepada negara-negara yang relevan untuk mengambil sikap yang obyektif dan adil untuk menciptakan kondisi-kondisi yang menguntungkan untuk penyelesaian politik.

Berbicara dalam pertemuan Dewan Keamanan PBB, Geng mengatakan bahwa semua negara berhak mendapatkan penghormatan atas kedaulatan dan integritas teritorial mereka, bahwa tujuan dan prinsip-prinsip Piagam PBB harus dipatuhi, bahwa masalah keamanan yang sah dari negara manapun harus ditanggapi dengan serius.

Geng menyoroti bahwa mengakhiri pertempuran dan memulihkan perdamaian sesegera mungkin, dan menciptakan arsitektur keamanan Eropa yang seimbang, efektif, dan berkelanjutan, merupakan kepentingan bersama semua pihak yang terlibat, dan mewakili aspirasi bersama masyarakat internasional.

Dia juga meminta lebih banyak negara untuk mendukung enam kesepahaman bersama yang diusulkan bersama oleh Tiongkok dan Brasil pada bulan Mei 2024.

Keenam kesepahaman bersama tersebut menekankan bahwa dialog dan negosiasi adalah satu-satunya solusi yang layak untuk krisis Ukraina, dan semua pihak harus mencoba menciptakan kondisi untuk dimulainya kembali dialog langsung dan mendorong deeskalasi situasi hingga terwujudnya gencatan senjata yang komprehensif, kata Geng.

"Enam pemahaman umum memenuhi aspirasi umum sebagian besar negara, dan mewakili kesamaan yang paling luas di antara komunitas internasional untuk menyelesaikan krisis Ukraina. Proposal ini juga telah digaungkan oleh banyak negara di dunia. Kami berharap lebih banyak negara akan mendukung enam kesepahaman bersama dan bekerja sama demi terwujudnya perdamaian," ujar Geng.

Geng menggarisbawahi bahwa semua upaya politik Tiongkok menyampaikan pesan yang konsisten, yaitu untuk mempromosikan pembicaraan damai dan mencari solusi politik.

"Secara khusus, kami menyerukan kepada Amerika Serikat untuk memainkan peran positif dalam mengakhiri pertempuran dan memulihkan perdamaian sejak dini, daripada terus menerus meningkatkan konflik, memprovokasi konfrontasi blok, dan merongrong solidaritas internasional. Tiongkok akan terus menjaga kontak dan komunikasi dengan pihak-pihak terkait dan melakukan upaya tak henti-hentinya untuk memainkan peran konstruktif dalam mendorong penyelesaian politik krisis," kata Geng.