Beijing, Radio Bharata Online - Tiongkok baru-baru ini merilis sebuah pedoman untuk meningkatkan ekonomi "perak" sebagai bagian dari upayanya untuk mengatasi tantangan populasi yang menua.

Pedoman yang dikeluarkan oleh Kantor Umum Dewan Negara ini menetapkan 26 langkah dalam empat aspek untuk memperluas, menstandarisasi, mengembangkan klaster industri, dan meningkatkan branding ekonomi perak.

Menurut pedoman tersebut, dengan memprioritaskan kesejahteraan warga lanjut usia, Tiongok harus meningkatkan layanan makanan dan perawatan kesehatan bagi penduduk dan mempercepat pengembangan lembaga perawatan lansia.

Pedoman ini mengantisipasi pendirian sekitar sepuluh kawasan industri untuk mengembangkan ekonomi perak di seluruh negeri, mendorong upaya untuk menumbuhkan pemimpin industri dan merangsang konsumsi warga senior.

"Ciri khas dari pedoman ini adalah menyoroti isu-isu utama yang kita hadapi saat ini, kesulitan dan masalah mendesak yang menjadi perhatian terbesar bagi semua orang di bidang perawatan lansia dan bagaimana kita dapat mengatasinya," kata Feng Wenmeng, Direktur Kantor Riset Pusat Penelitian Pembangunan di bawah Dewan Negara Tiongkok.

Saat ini, ukuran ekonomi perak Tiongkok adalah sekitar 7 triliun yuan (lebih dari 15 ribu triliun rupiah), menyumbang sekitar 6 persen dari PDB. Pada tahun 2035, skala ekonomi perak akan mencapai 30 triliun yuan (lebih daru 65 ribu triliun rupiah), menyumbang sekitar 10 persen dari PDB.

Pedoman tersebut mengatakan upaya-upaya juga harus berfokus pada pengembangan model bisnis baru yang terkait dengan kesehatan pintar dan perawatan lansia, seperti yang dicontohkan oleh pengembangan robot perawat dan pembantu rumah tangga, serta bioteknologi yang membantu meringankan penyakit yang berkaitan dengan usia.

Lembaga keuangan didorong untuk meluncurkan lebih banyak produk untuk warga senior dan meningkatkan dukungan untuk mengembangkan fasilitas dan program perawatan lansia.

"Dengan mengembangkan industri penuaan yang relevan, para lansia akan memiliki akses ke produk dan layanan di area-area penting dalam kehidupan. Ini adalah langkah yang sangat penting untuk meningkatkan kualitas hidup kelompok lansia dan memberi mereka keamanan dan kebahagiaan," kata Feng.

Pedoman tersebut mengatakan bahwa ekonomi perak menggabungkan kegiatan ekonomi yang melayani warga lanjut usia dengan produk dan layanan yang disesuaikan, dan mempersiapkan diri untuk menghadapi tantangan populasi yang menua.