BEIJING, Radio Bharata Online  - Dalam satu dekade terakhir, sekitar 90 persen masyarakat Tiongkok puas dengan kualitas udara yang membaik dengan cepat, hal tersebut dikatakan oleh Sun Jinlong, Ketua Partai di Kementerian Ekologi dan Lingkungan Hidup Tiongkok,  pada konferensi untuk mempelajari pemikiran Xi Jinping tentang Peradaban Ekologis yang diadakan di Changsha, provinsi Hunan pada Kamis (19/10) yang lalu.

Ditambahkannya, konsentrasi rata-rata PM 2.5 di kota-kota besar telah turun sebesar 57 persen dan jumlah hari-hari yang sangat tercemar telah berkurang sebesar 93 persen, Menurutnya ini adalah perwujudan dan inti dari pembangunan peradaban ekologis yang dilakukan Partai Komunis Tiongkok,

Sun, yang juga menjabat Wakil Menteri Ekologi dan Lingkungan Hidup Tiongkok menyebut, sejak Kongres Nasional Partai Komunis Tiongkok ke-18 pada tahun 2012, peradaban ekologi Tiongkok telah mengalami perubahan bersejarah, transformasional, dan menyeluruh. Selain itu, 87,9 persen air permukaan memiliki kualitas yang baik, dan perairan yang berwarna hitam dan berbau di perkotaan pada dasarnya telah dihilangkan.

Mengutip dari People's Daily, dalam dekade terakhir, Tiongkok telah mencapai pertumbuhan PDB tahunan lebih dari 6 persen, sementara konsumsi energi hanya meningkat sebesar 3 persen per tahun.

Sementara itu Shen Xiaoming, sekretaris Partai Komunis Tiongkok di provinsi Hunan, mengatakan konsentrasi rata-rata PM 2.5 di provinsi tersebut telah turun sebesar 26 poin persentase dari tahun 2017 hingga 2022, dan semua air minum di semua kota telah memenuhi standar.

Shen mengungkapkan, Hunan terletak di tengah-tengah Sungai Yangtze dan 96 persen lahannya termasuk wilayah sungai, provinsi ini telah melakukan upaya bersama dalam memerangi polusi dan menerapkan larangan penangkapan ikan di sepanjang daerah aliran Sungai Yangtze, sekaligus memperbaiki dan memulihkan lingkungan Danau Dongting, danau air tawar terbesar kedua di Tiongkok. (People's Daily)