Sao Paulo, Radio Bharata Online - Mulai minggu ini, warga Brasil dan Tiongkok akan dapat memperoleh visa turis dan bisnis dengan durasi 10 tahun untuk mengunjungi negara masing-masing.
Kesepakatan untuk memperpanjang durasi visa bagi warga negara Brasil dan Tiongkok ditandatangani selama kunjungan Menteri Luar Negeri Tiongkok, Wang Yi, ke Brasil pada bulan Januari 2024. Kini, visa turis dan bisnis akan dikeluarkan selama 10 tahun, dua kali lipat dari durasi sebelumnya. Tapi, para pelancong masih harus datang langsung ke konsulat masing-masing untuk mengajukan permohonan.
"Langkah ini sangat diperjuangkan oleh para pengusaha Brasil dan merupakan agenda yang telah diminta oleh para pengusaha Brasil selama beberapa waktu. Alasannya adalah bahwa pergi ke Tiongkok dan kembali lagi, menghadapi rintangan birokrasi ini, sering kali menyurutkan minat orang Brasil untuk berada di sana. Jadi, langkah ini, tanpa diragukan lagi, akan meningkatkan kehadiran orang Brasil di pameran-pameran besar," kata Gustavo Guedes Barbosa, Koordinator Hukum Kamar Dagang dan Industri Brasil-Tiongkok.
Tiongkok adalah mitra dagang utama Brasil, dan investasi Tiongkok di Brasil semakin meningkat. Seiring dengan semakin eratnya hubungan bisnis antara Brasil dan Tiongkok, kebutuhan untuk memfasilitasi perjalanan antara kedua negara ini pun meningkat.
Di antara perusahaan-perusahaan Tiongkok yang menyambut baik perubahan ini adalah Great Wall Motors, yang telah menjual kendaraan listrik yang diimpor dari Tiongkok dan dijadwalkan untuk membuka pabrik di negara ini pada musim semi ini.
"Ini adalah berita bagus karena mengurangi birokrasi. Memperpanjang masa berlaku visa dari 5 menjadi 10 tahun akan sangat membantu untuk menghemat waktu dan membawa lebih banyak orang untuk membantu staf Brasil mempersiapkan pabrik baru dan operasi baru yang akan dilakukan GWM di Brasil. Idenya adalah untuk menggabungkan keahlian para insinyur di Tiongkok dengan para insinyur Brasil," kata Thiago Sugahara, Direktur ABVE dan Manajer ESG di anak perusahaan produsen mobil Tiongkok, Great Wall Motors, di Brasil.
Harapannya, visa yang lebih fleksibel juga akan mendorong pariwisata antara Brasil dan Tiongkok, menawarkan jalan tambahan untuk pertukaran budaya.
"Di Tiongkok, kami memiliki begitu banyak bisnis yang berkembang. Ini sangat bagus. Dan peluangnya tidak hanya untuk pebisnis tapi juga untuk keluarga, untuk bisnis dan teman, karena ketika Anda memiliki relasi, maka akan membuka lebih banyak kesempatan," kata Sokan Kato Young, Presiden Chinatur.
Meskipun berada di belahan dunia yang berlawanan, langkah-langkah seperti perluasan visa hanya dapat membantu mendekatkan kedua negara.