Radio Bharata Online - Kementerian Perdagangan Tiongkok pada Sabtu (2/9) mengumumkan bahwa 16 kawasan e-commerce akan didaftarkan sebagai basis percontohan e-commerce nasional tahun ini.
Saat berbicara dalam sebuah konferensi e-commerce nasional, Chen Chunjiang, Asisten Menteri Perdagangan Tiongkok, mengatakan bahwa ekonomi digital telah memberikan dorongan yang kuat terhadap modernisasi Tiongkok dan menyoroti peran penting sektor e-commerce dalam perekonomian dan pembangunan negara tersebut.
"Sektor e-commerce memiliki skala pengembangan terbesar dan cakupan terluas dalam ekonomi digital, kata Chen,"
Ia pun menambahkan bahwa sektor e-commerce Tiongkok telah mengalami perkembangan yang inovatif, dengan skala yang diperluas dan kualitas pengembangan yang ditingkatkan.
Data resmi menunjukkan bahwa ekonomi digital Tiongkok melampaui angka 50 triliun yuan (1 yuan = Rp2.100) untuk kali pertama pada 2022, menyumbang 41,5 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB).
Sektor-sektor yang berhubungan dengan e-commerce di negara itu telah menciptakan sekitar 70 juta lapangan pekerjaan, dan penjualan retail daring Tiongkok menduduki peringkat pertama di dunia selama 10 tahun berturut-turut, papar data tersebut.
Tiongkok akan memaksimalkan pemanfaatan peran basis-basis percontohan e-commerce nasional itu sebagai pemandu dan mengembangkan klaster-klaster industri e-commerce serta perusahaan-perusahaan terkemuka yang memiliki daya saing internasional untuk mendorong perkembangan ekonomi riil.