BEIJING, Bharata Online - Presiden Tiongkok Xi Jinping, pada hari Rabu memuji sejarah 105 tahun Partai Komunis Tiongkok (PKT), sebagai Kisah Epik Paling Megah bangsa Tiongkok, dan mendesak Partai untuk terus maju membangun Tiongkok, menjadi negara sosialis modern sesuai jadwal.
Seperti yang dilaporkan oleh Kantor Berita Xinhua, dalam pidatonya di hadapan peserta peringatan 105 tahun berdirinya PKT, Xi Jinping yang juga menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Komite Sentral PKT dan Ketua Komisi Militer Pusat, menyerukan kepada anggota Partai untuk tetap teguh pada keyakinan mereka, dan bekerja tanpa lelah untuk memenuhi misi Partai di era baru dan dalam perjalanan baru.
PKT didirikan pada tahun 1921 di tengah kondisi Tiongkok yang lemah dan dilanda penghinaan asing serta kemiskinan. PKT telah berkembang dari kelompok kecil yang awalnya hanya beranggotakan 50 orang, menjadi partai penguasa terbesar di dunia dengan pengaruh global yang luar biasa.
Di seluruh Tiongkok, perayaan diadakan untuk memperingati hari jadi berdirinya PKT. Anggota Partai berkumpul untuk memperbarui sumpah dan mengingat kembali misi mereka, sementara banyak orang lain mengunjungi aula peringatan bersejarah, untuk memberikan penghormatan dan mempelajari perjalanan Partai.
Museum PKT di Beijing meluncurkan serangkaian pameran khusus yang menampilkan sejarah Partai, dan semangat abadi yang membentuk perkembangannya.
Sementara itu, di Shanghai, Balai Peringatan Kongres Nasional Pertama PKT, juga menarik banyak pengunjung.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Guo Jiakun, mengatakan pada konferensi pers pada hari Rabu, bahwa partai-partai politik, para pemimpin, dan orang-orang dari berbagai sektor dari banyak Negara, telah menyampaikan ucapan selamat dengan berbagai cara, pada peringatan 105 tahun berdirinya PKT. Menurut Guo, mereka sangat memuji bagaimana PKT selalu mengutamakan rakyat, melakukan upaya nyata untuk merevitalisasi bangsa, terus meningkatkan diri, memimpin rakyat Tiongkok dalam mencapai prestasi besar dalam kemajuan ekonomi dan sosial, dan memberikan kontribusi penting bagi perdamaian dan pembangunan dunia. (Sumber : Xinhua)