KUALA LUMPUR, Radio Bharata Online - Perdana Menteri Tiongkok Li Qiang tiba di Kuala Lumpur (KL) pada hari Selasa untuk kunjungan resmi ke Malaysia, dan merupakan kunjungan ketiga dan terakhir, dari tur delapan harinya yang membawanya ke Selandia Baru dan Australia.

Setibanya di KL, Li mengatakan bahwa sejak terjalinnya hubungan diplomatik 50 tahun yang lalu, hubungan Tiongkok-Malaysia terus mengalami perkembangan yang baik, karena konsolidasi rasa saling percaya yang strategis, pertukaran budaya dan antar masyarakat menjadi semakin erat, dan hubungan yang berkualitas tinggi. 

Kerja sama Belt and Road telah membuahkan hasil yang bermanfaat, membawa manfaat nyata bagi kedua bangsa, dan berkontribusi terhadap perdamaian dan pembangunan regional.

Li mencatat bahwa tahun lalu, Presiden Tiongkok Xi Jinping dan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim, mencapai konsensus penting untuk bersama-sama membangun komunitas Tiongkok-Malaysia dengan masa depan bersama, membuka babak baru dalam hubungan Tiongkok-Malaysia.

Tiongkok bersedia bekerja sama dengan Malaysia, menjadikan peringatan 50 tahun penggalangan hubungan diplomatik bilateral, sebagai titik awal baru untuk lebih memperkuat penyelarasan strategi pembangunan, memperdalam kerja sama yang saling menguntungkan, meningkatkan pertukaran peradaban dan saling belajar, dan terus menerus mendorong pembangunan komunitas Tiongkok-Malaysia dengan masa depan bersama, sehingga dapat memberikan kontribusi yang lebih besar bagi perdamaian, stabilitas, pembangunan, dan kemakmuran di kawasan dan di seluruh dunia.

Selama berada di Malaysia, Li akan melakukan pembicaraan dengan Raja Malaysia, Sultan Ibrahim Sultan Iskandar, dan Perdana Menteri Anwar Ibrahim, serta menghadiri  peringatan ke-50 hubungan diplomatic kedua negara. (Xinhua)