Beijing, Radio Bharata Online - China International Supply Chain Expo (CISCE) kedua, yang dijadwalkan berlangsung dari tanggal 26 hingga 30 November 2024, akan dihadiri oleh 20 persen lebih banyak perusahaan yang berpartisipasi dibandingkan edisi sebelumnya, demikian disampaikan Dewan Tiongkok untuk Promosi Perdagangan Internasional kepada pers pada hari Senin (28/10).

"Sekitar 600 perusahaan Tiongkok dan luar negeri telah dipilih dan disetujui untuk berpartisipasi dalam pameran tersebut, naik 20 persen dari pameran pertama. Mereka diharapkan dapat mendorong partisipasi lebih dari 400 perusahaan di sepanjang rantai industri," kata Zhang Shaogang, Wakil Ketua Dewan Tiongkok untuk Promosi Perdagangan Internasional, dalam sebuah konferensi pers.

"Pameran tersebut juga akan menyambut tamu dari lebih dari 100 negara dan kawasan. Lebih dari 10 organisasi internasional, dan perwakilan dari lebih dari 30 provinsi, kawasan, dan kotamadya akan mengunjungi pameran tersebut secara berkelompok dan melakukan pembicaraan bisnis. Jumlah pengunjung diharapkan akan melampaui jumlah pengunjung pada pameran sebelumnya," lanjut Zhang.

Menurutnya, meskipun area pameran telah diperluas menjadi 120.000 meter persegi dari sebelumnya 100.000 meter persegi, dan zona lain telah didirikan di Chaoyang Venue of China International Exhibition Center untuk pertanian hijau, masih sulit untuk mendapatkan stan.

Pameran ini merupakan pameran rantai pasokan tingkat nasional pertama di dunia yang didedikasikan untuk mendorong kerja sama dalam rantai pasokan global dan rantai industri.