Beijing, Radio Bharata Online - Tiongkok meminta Israel untuk menghentikan operasi militer sesegera mungkin dan menghindari jatuhnya korban di kalangan warga yang tidak bersalah, kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok pada hari Selasa (13/2).

Juru Bicara tersebut menyampaikan pernyataan itu sebagai tanggapan atas serangan udara berskala besar yang dilancarkan Israel baru-baru ini terhadap Kota Rafah, Gaza selatan, yang telah menimbulkan banyak korban jiwa.

Militer Israel mengatakan bahwa mereka berencana untuk melancarkan serangan darat ke Rafah.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok menyatakan bahwa Tiongkok mengamati dengan seksama perkembangan di Rafah. Tiongkok menentang dan mengutuk tindakan terhadap warga sipil dan hukum internasional.

Pernyataan tersebut mengatakan bahwa Tiongkok menyerukan kepada Israel untuk menghentikan operasi militer sesegera mungkin, melakukan segala sesuatu yang mungkin untuk menghindari jatuhnya korban di kalangan warga sipil yang tidak berdosa dan mencegah terjadinya bencana kemanusiaan yang lebih dahsyat di Rafah.