Beijing, Bharata Online - Tiongkok siap bekerja sama dengan Rusia untuk memperdalam kolaborasi strategis di sektor energi guna mencapai hasil yang saling menguntungkan, ujar Wakil Perdana Menteri Tiongkok, Ding Xuexiang, pada Forum Bisnis Energi Tiongkok-Rusia ketujuh yang diselenggarakan di Beijing pada hari Selasa (25/11).
Presiden Tiongkok, Xi Jinping, mengirimkan ucapan selamat kepada forum tersebut, yang dibacakan oleh Ding, yang juga merupakan Anggota Komite Tetap Politbiro Komite Sentral Partai Komunis Tiongkok (PKT).
Sidang pleno keempat Komite Sentral PKT ke-20, yang berakhir pada akhir Oktober 2025, telah menghasilkan pengaturan strategis bagi Tiongkok untuk memperluas keterbukaan tingkat tinggi dan meningkatkan kekuatannya di sektor energi, menghadirkan peluang baru dan signifikan bagi kerja sama energi antara Tiongkok dan Rusia, ujar Ding saat menyampaikan pidato pada upacara pembukaan forum tersebut.
Wakil Perdana Menteri Tiongkok mengajukan tiga poin proposal terkait kerja sama energi Tiongkok-Rusia.
Pertama, penting untuk meningkatkan kerja sama bilateral di seluruh rantai industri guna memastikan operasi saluran energi lintas batas yang aman dan stabil serta memfasilitasi kelancaran perdagangan energi.
Kedua, kedua belah pihak harus memperkuat kerja sama dalam transisi energi, secara aktif memperluas skenario penerapan, dan memanfaatkan potensi kerja sama di bidang energi terbarukan dan bidang lainnya.
Dan ketiga, penting untuk memperkuat kerja sama multilateral guna bersama-sama memajukan implementasi Inisiatif Tata Kelola Global di sektor energi, dan menyuntikkan stabilitas dan kepastian yang lebih besar ke dalam pasar energi global.
Presiden Rusia, Vladimir Putin, juga mengirimkan ucapan selamat kepada forum tersebut, yang dibacakan oleh Igor Sechin, Sekretaris Eksekutif Komisi Pengembangan Strategis Sektor Bahan Bakar dan Energi serta Keamanan Lingkungan, sekaligus Direktur Utama Rosneft Oil Company.
Sechin dan Wakil Perdana Menteri Rusia, Alexander Novak, juga menyampaikan pidato pada upacara pembukaan. Setelah upacara pembukaan, Ding bertemu dengan delegasi tingkat tinggi Rusia yang menghadiri forum tersebut. Upacara pembukaan dihadiri oleh sekitar 400 perwakilan dari berbagai departemen dan perusahaan terkait di Tiongkok dan Rusia.