Beijing, Bharata Online - Tiongkok menghasilkan 52,26 zettabyte data pada tahun 2025, menandai peningkatan 27,28 persen dibandingkan tahun sebelumnya, menurut laporan yang dirilis oleh Administrasi Data Nasional negara tersebut pada hari Rabu (29/4) di KTT Digital Tiongkok Kesembilan.
Laporan tersebut juga menunjukkan bahwa total produksi data Tiongkok mencapai 27,44 persen dari total produksi data dunia.
KTT yang diadakan di Fuzhou, ibu kota Provinsi Fujian di Tiongkok Timur, pada hari Rabu (29/4) dan Kamis (30/4) itu menyoroti pencapaian penting dan kemajuan signifikan negara tersebut dalam pengembangan Digital Tiongkok.
"Secara umum, bidang dengan tingkat pertumbuhan lebih dari 10 persen berkembang dengan kecepatan tinggi. Total produksi data Tiongkok telah meningkat selama tiga tahun berturut-turut, dan proporsi gabungan data industri, perangkat lunak, dan data layanan teknologi informasi telah mencapai setengah dari keseluruhan industri," ujar Jiang Mingtao, Kepala Tim Tanggap Darurat Siber Sistem Kontrol Industri Tiongkok.
Berdasarkan sektor, volume produksi data dalam kecerdasan terwujud (embodied intelligence) dan ekonomi ketinggian rendah (low-altitude economy) masing-masing tumbuh sebesar 477,78 persen dan 75 persen secara tahunan pada tahun 2025. Kekuatan produksi data yang berkelanjutan di industri-industri yang sedang berkembang mencerminkan peningkatan kemakmuran industri yang stabil.
Zettabyte adalah ukuran yang digunakan untuk menggambarkan kapasitas penyimpanan data komputer atau perangkat lain. Satu zettabyte setara dengan data sebanyak 250 miliar DVD.