Shanghai, Radio Bharata Online - Konferensi Pendidikan Digital Dunia 2024 resmi dibuka di Shanghai pada hari Senin (29/1), dengan tujuan untuk membangun platform tingkat tinggi untuk pertukaran internasional dalam pendidikan digital.
Di bawah tema "Pendidikan Digital: Aplikasi, Berbagi, dan Inovasi", acara yang berlangsung selama tiga hari ini akan menjadi saksi pembentukan aliansi pendidikan digital dunia dan peluncuran versi internasional dari Smart Education of China, sebuah platform untuk layanan publik di bidang pendidikan digital.
Menurut penyelenggara, konferensi tahun ini berfokus pada pertukaran dan diskusi mendalam tentang topik-topik utama seperti meningkatkan literasi dan kompetensi digital guru, digitalisasi pendidikan dan pembangunan masyarakat belajar, kecerdasan buatan dan etika digital, serta evaluasi pendidikan digital.
Menurut Kementerian Pendidikan Tiongkok, konferensi ini juga akan merilis kompilasi kasus-kasus pendidikan digital di seluruh dunia, sebuah indeks mengenai perkembangan pendidikan digital global, dan sebuah inisiatif mengenai pendidikan digital, di tengah-tengah serangkaian diskusi bertema.
Para pejabat Kementerian Pendidikan Tiongkok pada konferensi tersebut mengatakan bahwa dalam beberapa tahun terakhir, Tiongkok telah secara aktif mempromosikan tindakan strategis digitalisasi pendidikan, membangun perpustakaan sumber daya pendidikan dan pengajaran terbesar di dunia, merilis serangkaian standar dan spesifikasi untuk digitalisasi pendidikan, dan memainkan peran utama dalam pengembangan pendidikan digital global.
Menurut data statistik, Tiongkok menempati peringkat pertama secara global dalam jumlah kursus online terbuka besar-besaran atau massive open online courses (MOOC) dan jumlah peserta kursus online terbuka.
Kementerian Pendidikan Tiongkok mengungkapkan bahwa jumlah MOOC yang tersedia di Tiongkok telah melebihi 76.800 dan kursus-kursus ini telah menerima lebih dari 1,2 miliar kunjungan di dalam negeri sejauh ini. Saat ini banyak MOOC Tiongkok juga tersedia untuk pelajar di seluruh dunia.
Teknologi digital juga mendorong pengembangan pendidikan seumur hidup. Pada akhir tahun 2023, platform online pendidikan seumur hidup di Tiongkok telah mengunggah lebih dari satu juta sumber daya online dan menerima lebih dari 36 juta kunjungan.