Shihezi, Radio Bharata Online - Warga di Kota Shihezi, Daerah Otonomi Uighur Xinjiang di barat laut Tiongkok memuji perkembangan pesat di wilayah tersebut dan memuji kebijakan pemerintah yang mendukung, yang menjamin warga dari berbagai etnis di sana dapat hidup dan bekerja dengan tenang dan nyaman.

Tahun ini menandai peringatan 70 tahun berdirinya Korps Produksi dan Konstruksi Xinjiang atau Xinjiang Production and Construction Corps (XPCC). Saat berbincang dengan China Global Television Network (CGTN), warga di sini telah berbagi kepuasan mereka tentang perkembangan pesat sejak berdirinya korps tersebut.

"Sangat bagus. Situasi di Xinjiang stabil, dan negara kami telah berkembang sangat baik dalam beberapa tahun terakhir," kata seorang warga setempat.

XPCC didirikan pada tahun 1954 oleh personel militer yang didemobilisasi di Xinjiang.

Sebagai komponen penting Daerah Otonomi Uighur Xinjiang, XPCC adalah organisasi sosial khusus yang menangani urusan administratif dan peradilannya sendiri di wilayah reklamasi di bawah administrasinya, sesuai dengan hukum dan peraturan negara bagian dan wilayah tersebut. XPCC juga mengemban tanggung jawab untuk mengolah dan menjaga wilayah perbatasan.

"Kami adalah generasi kedua dari personel militer yang didemobilisasi. Dan peringatan 70 tahun ini berarti kemakmuran negara kami. Kami dapat bernyanyi dan menari dengan sepenuh hati di sini setiap hari. Kami sangat bahagia," kata seorang wanita.

Selain itu, sejumlah rekrutan baru terlihat mengenakan seragam dan berbaris rapi. Mereka akan memulai karier militer baru yang gemilang.

Penduduk setempat telah menyaksikan perubahan yang menggemparkan di sini selama beberapa dekade terakhir karena tiongkok telah merumuskan dan menerapkan serangkaian kebijakan untuk meningkatkan standar hidup masyarakat selama kurun waktu puluhan tahun.

"Saya telah tinggal di sini selama lebih dari 30 tahun. Sekarang saya sudah pensiun, dan saya datang ke Shihezi untuk menghabiskan hari-hari pensiun saya. Dan pemandangan di Shihezi benar-benar indah, dengan kualitas udara yang baik," kata seorang penduduk.

"Banyak yang berubah. Karena kebijakan yang diperkenalkan oleh Partai kami sangat baik, jadi perubahan di sini menggemparkan," kata penduduk lainnya.

Terkait sanksi yang dijatuhkan Amerika Serikat kepada XPCC, masyarakat mengatakan bahwa Amerika Serikat merusak persatuan mereka dan sanksi tersebut tidak berdasar.

"Persatuan etnis kita kokoh, tetapi Amerika Serikat berusaha menghancurkan persatuan kita," kata warga tersebut.

"Sanksi yang dijatuhkan Amerika Serikat sia-sia. Warga di Korps memiliki solidaritas pikiran. Kami memiliki kehidupan yang menyenangkan di sini. Warga hidup dan bekerja dengan damai dan puas, bebas dari perang dan kekhawatiran. Dan kami memiliki cukup makanan, minuman, dan menikmati keterjangkauan harga yang tinggi," kata wanita tersebut.

"Kita harus melakukan apa yang perlu kita lakukan dan bekerja untuk meningkatkan kehidupan masyarakat. Ini adalah tanggapan kita terhadap Amerika Serikat," kata warga setempat.