SHANGHAI, Radio Bharata Online - Membawa sepeda listrik dan baterainya ke dalam ruangan atau membawanya dengan lift akan dilarang keras saat aturan e-bike yang direvisi mulai berlaku di Shanghai pada 1 Juni.

Kegagalan untuk mematuhi akan mengakibatkan denda antara 200 yuan (US$27) dan 500 yuan oleh otoritas manajemen perkotaan kota.

Juga akan ada langkah-langkah untuk memperkuat pengelolaan e-bikes, seperti larangan parkir atau penempatan e-bikes di area komunal gedung seperti lobi lantai dasar dan jalan setapak bersama. Manajer properti akan melaporkan pelanggar ke departemen penegak hukum.

Individu akan menghadapi denda antara 50 dan 200 yuan karena mengisi daya sepeda elektronik mereka menggunakan kabel dan outlet yang tidak sah.

Orang-orang yang terlibat dalam kegiatan komersial yang berkaitan dengan perakitan, penambahan, atau modifikasi sepeda elektronik akan dianggap bertanggung jawab secara hukum.

Aturan tersebut sekarang mengamanatkan protokol keselamatan yang ditingkatkan untuk pengangkutan sepeda elektronik melalui feri, yang mengharuskan operator untuk mematuhi pedoman keselamatan dan prosedur inspeksi yang ketat.

Selain itu, pembangunan fasilitas pengisian daya akan ditingkatkan.

Peraturan tersebut menetapkan bahwa pemerintah kabupaten harus mengintensifkan investasinya dalam pembangunan fasilitas parkir dan infrastruktur pengisian e-bike di kawasan pemukiman.

Saat Shanghai bergerak maju dengan penerapan peraturan yang direvisi ini, kota ini menegaskan kembali komitmennya untuk memprioritaskan keselamatan publik dan menggarisbawahi pentingnya tindakan proaktif dalam mengurangi risiko yang terkait dengan meningkatnya popularitas sepeda listrik.

Dengan fokus pada strategi pencegahan dan keterlibatan masyarakat, Shanghai bertujuan untuk mendorong lingkungan perkotaan yang lebih aman bagi penduduknya sambil mempromosikan moda transportasi yang berkelanjutan. [Shine]