Mianyang, Bharata Online - Pangkalan Mianyang dari Pusat Konservasi dan Penelitian Panda Raksasa Tiongkok mengadakan pembukaan terbatas pada hari Minggu (21/12) untuk menilai kapasitasnya dalam melayani 6.000 pengunjung harian, menjelang peresmian resminya yang dijadwalkan Senin (29/12) depan.

Pangkalan panda raksasa baru yang telah dibangun setelah tiga tahun konstruksi itu terletak di taman ekologi di Kota Mianyang yang meliputi area sekitar 120 hektar.

Pangkalan ini memiliki 54 kandang panda raksasa dan memenuhi standar penangkaran panda raksasa yang ketat.

Menurut pihak pangkalan, pembukaan terbatas tersebut secara menyeluruh mengevaluasi sistem tiket, rute pengunjung, kapasitas tempat, fasilitas layanan, dan protokol tanggap darurat.

Salah satu staffnya mengatakan, pangkalan tersebut kini siap dibuka untuk umum, dan semua panda raksasa dalam kondisi baik.

"Pangkalan Mianyang kini menampung 20 panda raksasa dari berbagai usia, dan mereka telah beradaptasi dengan baik. Awalnya, beberapa di antaranya gugup dan nafsu makannya berkurang setelah kedatangan mereka. Namun, mereka semakin membaik dan seaktif sebelumnya," kata Huang Zhi, Kepala Kelompok Manajemen dan Operasi untuk Kelompok Kerja Persiapan di pangkalan tersebut.

Setiap fasilitas luar ruangan untuk panda raksasa memiliki struktur panjat yang dirancang khusus. Dibangun dari beton bertulang dengan desain seperti kayu gelondong, struktur ini memprioritaskan keselamatan, daya tahan, dan stabilitas. Kayu gelondong asli diletakkan di atasnya, menciptakan lingkungan alami bagi panda.

"Kami tidak hanya membangun struktur. Kami telah menciptakan ekosistem yang layak huni. Kekuatan dan daya tahan arsitektur bukanlah satu-satunya tujuan kami. Kami ingin membangun ruang ekologis fungsional yang secara aktif mendorong perilaku alami panda raksasa. Untuk mencapai hal ini, tim kami telah menanam 900 pohon di taman dan mengembangkan lanskap berbatu seluas 5.400 meter persegi dengan bentuk dan tekstur yang realistis," ujar Feng Liang, Manajer Proyek pangkalan tersebut.

Feng menambahkan bahwa pangkalan tersebut juga telah membangun rumah koloni untuk panda merah, monyet hidung pesek, rusa sika, dan takin.