NANNING, Radio Bharata Online - Menteri Lingkungan Hidup, Huang Runqiu pada hari Rabu menekankan pentingnya partisipasi masyarakat, dalam mencapai tujuan membangun "Tiongkok yang Indah".  Menurut Huang, tujuan tersebut mengacu pada kemajuan yang telah dicapai Tiongkok dalam beberapa tahun terakhir, dengan peningkatan kualitas udara dan air.

Berbicara pada acara Hari Lingkungan Hidup Sedunia di Nanning, ibu kota wilayah otonomi Guangxi Zhuang, Huang menggambarkan "Tiongkok yang Indah" sebagai tujuan penting, dalam upaya untuk menjadi negara sosialis modern.

Dia menyoroti kepatuhan Tiongkok terhadap “konsep pembangunan baru” yang memprioritaskan kelestarian lingkungan, dan menyebutkan pencapaian, seperti mempertahankan pertumbuhan ekonomi yang tinggi, sekaligus menjaga pertumbuhan konsumsi energi sebesar 3 persen per tahun. Selain itu, konsumsi energi dan emisi karbon dioksida per unit PDB telah menurun secara signifikan.

Huang juga mencatat peran utama Tiongkok dalam energi terbarukan, dengan kapasitas terpasang melebihi pembangkit listrik tenaga batu bara.  Di Negara ini, energy tenaga angin, tenaga surya, tenaga air, dan biomassa menempati peringkat pertama secara global dalam hal kapasitas terpasang.

Kementerian Ekologi dan Lingkungan Hidup juga merilis laporan kondisi lingkungan hidup tahun 2023. Laporan menyoroti perbaikan kualitas udara, dengan rata-rata konsentrasi PM 2.5 di 339 kota, di bawah target tahunan mereka. Kualitas air juga meningkat, dengan hampir 90 persen perairan permukaan tergolong sangat baik.

Huang mengumumkan rencana bersama kementerian, dan sembilan departemen lainnya untuk memobilisasi partisipasi publik dalam kampanye Tiongkok yang Indah, yang melibatkan individu, komunitas, perusahaan, dan kawasan industri. (China Daily)