BEIJING, Bharata Online - Gurbanguly Berdimuhamedov, pemimpin nasional Rakyat Turkmenistan, memuji kerja sama yang kuat dan beragam antara Turkmenistan dan Tiongkok, menekankan komitmen bersama kedua negara untuk meningkatkan hubungan bilateral mereka ke tingkat yang lebih tinggi.
Dalam sebuah wawancara dengan China Media Group pada hari Rabu, Berdimuhamedov, yang juga ketua Halk Maslahaty (Dewan Rakyat) Turkmenistan, menggarisbawahi pentingnya kemitraan strategis komprehensif antara kedua negara.
“Pada 6 Januari 1992, Tiongkok menjadi negara pertama di dunia yang menjalin hubungan diplomatik dengan Turkmenistan. Pada 3 September 2013, Turkmenistan dan Tiongkok menandatangani Deklarasi Bersama tentang Pembentukan Kemitraan Strategis antara Republik Rakyat Tiongkok dan Turkmenistan. Berdasarkan hal itu, pada Januari 2023, kedua negara menandatangani Pernyataan Bersama antara Republik Rakyat Tiongkok dan Turkmenistan, yang secara resmi mengumumkan pembentukan kemitraan strategis komprehensif antara kedua negara. Dokumen-dokumen ini menandai peningkatan hubungan Turkmenistan-Tiongkok ke tingkat kerja sama bilateral yang lebih tinggi,” kata Berdimuhamedov.
Ia mencatat bahwa di tingkat diplomatik, kedua negara telah mengembangkan mekanisme konsultasi dan dialog politik yang sangat efektif dan matang.
“Di tingkat diplomatik, kami mempertahankan kerja sama yang sangat efektif, setelah membangun mekanisme yang matang untuk konsultasi dan dialog politik bilateral. Di dalam organisasi internasional—terutama dalam kerangka Perserikatan Bangsa-Bangsa—kami telah membangun tradisi dukungan timbal balik yang berharga. Ini jelas menunjukkan bahwa kedua pihak telah mencapai konsensus tingkat tinggi mengenai isu-isu penting internasional dan regional, sekaligus membangun model kerja sama yang efisien. Saya sangat menghargai dan dengan tulus berterima kasih kepada Tiongkok atas dukungan konsistennya terhadap status netral Turkmenistan dan atas dukungannya terhadap berbagai inisiatif internasional kami,” kata pemimpin tersebut.
Sebagai balasan atas dukungan Tiongkok, Berdimuhamedov menegaskan kembali posisi teguh Turkmenistan pada isu-isu yang menjadi inti kepentingan Tiongkok.
“Turkmenistan secara konsisten telah mengklarifikasi posisinya mengenai isu-isu penting bagi Tiongkok, termasuk kepentingan inti Tiongkok terkait integritas wilayah dan persatuan nasional. Turkmenistan teguh berpegang pada prinsip satu Tiongkok dan menegaskan kembali bahwa pemerintah Republik Rakyat Tiongkok adalah satu-satunya pemerintah sah yang mewakili seluruh Tiongkok. Saya juga ingin menekankan bahwa kedua negara kita melakukan kerja sama yang sangat produktif dan erat di platform multilateral. Turkmenistan sangat menghormati peran penting yang dimainkan Tiongkok sebagai salah satu anggota pendiri Organisasi Kerja Sama Shanghai (SCO) dan secara aktif berpartisipasi dalam KTT SCO sebagai tamu. Lebih lanjut, di bawah mekanisme dialog Asia Tengah-Tiongkok yang didukung bersama oleh kedua negara kita, kerja sama bilateral kita terus semakin dalam dan meluas,” katanya.
Secara ekonomi, Tiongkok telah lama menjadi mitra dagang terbesar Turkmenistan, menurut Berdimuhamedov.
"Selama ini, Tiongkok telah menjadi mitra kerja sama ekonomi dan perdagangan terbesar Turkmenistan. Sejak 2007, perdagangan antara Turkmenistan dan Tiongkok telah tumbuh 20 kali lipat. Penting untuk ditekankan bahwa perdagangan bilateral kita tetap stabil, mencapai 9 hingga 10 miliar dolar AS setiap tahunnya," katanya.
Berdimuhamedov melakukan kunjungan persahabatan ke Tiongkok dari Selasa hingga Kamis. [CCTV+]
Tiongkok
Minggu, 22 Maret 2026 | 08:47 WIB
Pemimpin Nasional Turkmenistan Memuji Kerja Sama yang Kuat dan Beragam dengan Tiongkok
Oleh