Jiaxing, Bharata Online - Presiden Serbia, Aleksandar Vucic, memuji laju perkembangan signifikan Tiongkok dalam teknologi robotika dan kerja sama Tiongkok di bidang-bidang terdepan dengan Serbia pada hari Rabu (27/5).

Atas undangan Presiden Tiongkok, Xi Jinping, Vucic melakukan kunjungan kenegaraan pertamanya ke Tiongkok dari tanggal 24 hingga 28 Mei 2026. Sebelum kunjungan tersebut, Vucic menggambarkannya sebagai kunjungan kenegaraan terpenting dalam karier politiknya.

Vucic mengunjungi perusahaan robot di Kota Jiaxing, Provinsi Zhejiang, Tiongkok Timur, tempat robot-robot terlihat mencampur minuman, menyusun balok, dan menulis kaligrafi.

Vucic mengamati skenario aplikasi robot dari dekat, seperti demonstrasi beban robot berkaki empat, dan bahkan secara pribadi mencoba bermain permainan papan dengan robot.

"Ini seperti abad ke-22. Saya sangat senang berada di sini untuk melihat kemajuan industri Tiongkok, untuk melihat bagaimana pabrik Minth bermain game dengan robotika. Yang membuat saya sangat senang adalah kenyataan bahwa kita akan segera memproduksi beberapa robot ini di Serbia," ujar Vucic.

Pada bulan Februari tahun ini, Vucic mengumumkan kerja sama dengan perusahaan-perusahaan Tiongkok untuk membangun basis produksi robot humanoid skala besar pertama di Eropa.

Presiden Serbia itu juga menyaksikan penandatanganan perjanjian antara pejabat Serbia dan perwakilan dari empat perusahaan Tiongkok, yang memulai investasi baru besar senilai lebih dari 900 juta euro (sekitar 18,65 triliun rupiah) di sektor teknologi tinggi, suku cadang otomotif, dan manufaktur canggih antara kedua negara.

Selama kunjungan tersebut, Vucic berulang kali menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Tiongkok atas bantuannya terhadap pembangunan Serbia dan mendorong para pemuda Serbia yang sedang mempelajari kecerdasan buatan di perusahaan-perusahaan Tiongkok.

Vucic juga menghadiri upacara peresmian pusat pertukaran budaya pemuda Tiongkok-Serbia.

"Saya merasa bangga dan terhormat melihat kaum muda Serbia di sini belajar banyak dan menyadari bahwa orang-orang ini adalah masa depan negara kita. Mereka akan membawa pengetahuan mereka ke Serbia dan banyak hal kepada teman-teman, saudara-saudari, dan sahabat-sahabat Tiongkok kita karena telah membantu kita," kata Vucic.