Hualien, Radio Bharata Online - Pembongkaran Gedung Uranus, sebuah bangunan 10 lantai yang sangat miring akibat gempa bumi berkekuatan 7,3 skala Richter di Kabupaten Hualien di wilayah Taiwan, Tiongkok, dimulai pada hari Jum'at (5/4).

Gempa bumi yang terjadi pada Rabu (3/4) pagi, menimbulkan kekacauan di Hualien, yang terletak di pantai timur pulau yang berjarak hanya 11 kilometer sebelah utara pusat gempa.

Bangunan serbaguna yang dulunya merupakan rumah bagi para penduduk dan pertokoan, kini berdiri dengan posisi miring pada sudut 25 derajat.

Dari 25 orang yang terjebak di dalam gedung saat bencana terjadi, 24 orang berhasil diselamatkan. Satu orang ditemukan tewas saat upaya penyelamatan berakhir sekitar pukul 22:00 pada hari Rabu (3/4).

Banyak penghuninya yang berhasil melarikan diri saat gelombang kejut menghantam, dan tim penyelamat bekerja sepanjang hari untuk membebaskan orang-orang yang terjebak di dalamnya.

Bangunan tersebut dibangun pada tahun 1986. Bangunan itu sebelumnya mengalami kerusakan yang signifikan akibat gempa bumi pada tahun 2018, namun telah diperbaiki sepenuhnya setelahnya.

Menurut petugas terkait, bangunan tersebut dilaporkan tidak menunjukkan peningkatan sudut kemiringan lebih lanjut sejak Kamis (4/4) malam sehingga memungkinkan pekerjaan pembongkaran dapat diselesaikan dalam waktu dua minggu.

Jumlah korban tewas akibat gempa berkekuatan 7,3 SR telah meningkat menjadi 12 orang dan 16 orang lainnya masih hilang, yang semuanya berada di daerah pegunungan Hualien, kata pihak berwenang setempat pada Jum'at (5/4) siang.