Paris, Bharata Online - Para penggemar film muda, seniman, dan profesional dari Tiongkok, Prancis, dan seluruh Eropa berkumpul di Pusat Kebudayaan Tiongkok di Paris pekan lalu, untuk merayakan sinema sebagai jembatan antar budaya melalui pemutaran film dan diskusi.

Sebagai bagian dari acara pertukaran budaya pemuda "Dialog Global - Menuju Masa Depan", para peserta mendiskusikan film-film termasuk "Kangxi dan Louis XIV", "Wolf Totem", dan "Baby in Love" untuk mengungkap bagaimana sinema mencerminkan sejarah, masyarakat, dan perspektif lintas budaya.

"Bagi saya, membuat produksi bersama, seperti yang saya lakukan dua tahun lalu yang menceritakan kisah Amphitrite dengan judul 'Kangxi dan Louis XIV', pada akhirnya bukan hanya kolaborasi film antara Prancis dan Tiongkok, tetapi juga kolaborasi intelektual yang menceritakan pertemuan antara Raja Louis XIV dan Kaisar Kangxi. Pertemuan ini menandai hubungan internasional pertama antara Prancis dan Tiongkok," ujar Gilles Thompson, Sutradara "Kangxi dan Louis XIV".

"Hari ini, kita merayakan 120 tahun perfilman Tiongkok dan 130 tahun perfilman Prancis. Di sini kita telah melihat pentingnya perfilman di kedua sisi. Bahkan, pertemuan-pertemuan ini sangat diperlukan, karena semakin banyak kita mengalami hal-hal bersama, semakin banyak kita bertukar ide, semakin banyak kita menemukan cara-cara baru untuk menceritakan kisah dunia dan membagikannya," kata Nicolas Deschamps, CEO Realworks, sebuah perusahaan produksi media Prancis.

"Saya percaya bahwa dalam pertukaran yang disajikan hari ini, kita melihat dialog dan perspektif ganda, dua sudut pandang antara Prancis dan Tiongkok, dengan kepentingan ganda: kepentingan penemuan dan penemuan kembali sejarah bersama kita. Bagi kami, di bidang pendidikan, yang penting adalah komplementaritas dan timbal balik. Saat ini, kepentingan di sini bukan lagi sekadar untuk memilih satu arah atau arah lain, tetapi untuk dapat membangun dan menciptakan sesuatu bersama," jelas Florent Pratlong, Dosen dan Direktur Sekolah Manajemen Sorbonne di Universitas Paris I Pantheon-Sorbonne.