GUANGDONG, Bharata Online - Lebih dari 200.000 kendaraan dari Hong Kong dan Makau telah terdaftar untuk memperoleh izin berkendara di Provinsi Guangdong hingga Jumat lalu. Data tersebut disampaikan Bea Cukai Gongbei di Kota Zhuhai, Provinsi Guangdong, Tiongkok selatan.
Kebijakan yang dikenal sebagai “kendaraan Makau menuju utara” resmi diberlakukan pada 1 Januari 2023. Melalui kebijakan ini, pemilik kendaraan pribadi dari Daerah Administratif Khusus (SAR) Makau dapat mengemudikan mobil mereka memasuki Guangdong melalui Pelabuhan Zhuhai di Jembatan Hong Kong–Zhuhai–Makau, setelah menyelesaikan proses pendaftaran dan memperoleh persetujuan kepabeanan.
Kebijakan serupa kemudian diterapkan bagi pemilik kendaraan dari Hong Kong pada 1 Juli 2023. Langkah tersebut secara signifikan mempermudah mobilitas dan perjalanan lintas wilayah antara Provinsi Guangdong dan kedua wilayah administratif khusus tersebut.
Hingga akhir 2025, otoritas bea cukai mencatat telah mengawasi lebih dari 8,345 juta kali perlintasan kendaraan berpelat tunggal dari Hong Kong dan Makau yang masuk dan keluar Guangdong melalui pelabuhan jembatan tersebut.
Peningkatan arus kendaraan semakin terasa setelah kebijakan baru yang memungkinkan kendaraan pribadi dari Guangdong—yang telah menyelesaikan prosedur terkait—untuk langsung menuju pusat Kota Hong Kong melalui jembatan mulai diberlakukan pada 23 Desember 2025. Sejak itu, pelabuhan jembatan mencatat rata-rata sekitar 18.000 kendaraan melintas setiap hari.
Perkembangan ini dinilai mewujudkan konsep “lingkar kehidupan satu jam” di kawasan Greater Bay Area Guangdong–Hong Kong–Makau, yang menekankan integrasi mobilitas, ekonomi, dan kehidupan masyarakat lintas wilayah.