Beijing, Bharata Online - Tiongkok mendesak Belanda untuk segera dan efektif mencari penyelesaian awal terkait masalah yang melibatkan produsen semikonduktor Nexperia dan membantu memulihkan keamanan dan stabilitas produksi serta rantai pasokan semikonduktor global pada hari Kamis (20/11), menurut Kementerian Perdagangan Tiongkok.

Dalam perintah menteri yang dikeluarkan akhir September 2025, Kementerian Urusan Ekonomi Belanda memutuskan untuk membekukan operasi global Nexperia, anak perusahaan luar negeri dari perusahaan Tiongkok Wingtech, dengan alasan apa yang disebut sebagai kekhawatiran "keamanan nasional".

Kementerian Perdagangan Tiongkok memperingatkan bahwa keputusan tersebut melanggar prinsip pasar dan akan merusak lingkungan bisnis Belanda sendiri.

Menurut Kementerian Perdagangan Tiongkok, para pejabat pemerintah dari kedua negara mengadakan dua putaran konsultasi di Beijing untuk membahas masalah Nexperia pada hari Selasa (18/11) dan Rabu (19/11), dengan pihak Belanda menawarkan untuk menangguhkan perintah administratif tersebut, yang dikeluarkan berdasarkan "Undang-Undang Ketersediaan Barang".

"Saya ingin menegaskan kembali bahwa sumber dan tanggung jawab atas gangguan yang terjadi saat ini dalam rantai pasokan semikonduktor global berada di pihak Belanda. Tiongkok menyambut baik langkah pemerintah Belanda untuk menangguhkan perintah administratif terkait Nexperia, dan bahwa ini merupakan langkah awal ke arah yang tepat menuju penyelesaian masalah yang tepat. Namun, masih ada beberapa hal yang harus dilakukan sebelum masalah ini sepenuhnya terselesaikan," ujar Juru Bicara Kementerian Perdagangan Tiongkok, He Yongqian.

Ia mengatakan, dalam upaya menjaga stabilitas dan keamanan rantai pasokan semikonduktor global, Tiongkok mengumumkan pada 1 November 2025 pengecualian untuk ekspor terkait yang memenuhi persyaratan yang dipersyaratkan. Pemerintah Belanda juga harus segera mengajukan proposal substantif dan konstruktif serta mengambil langkah-langkah konkret untuk memulihkan stabilitas pasokan semikonduktor global, menghentikan campur tangan dalam urusan internal perusahaan melalui jalur administratif, dan memfasilitasi penyelesaian awal masalah Nexperia. Tiongkok telah menyetujui permintaan Belanda untuk mengirimkan perwakilan ke Tiongkok guna berkonsultasi.

"Tiongkok berharap pihak Belanda akan terus menunjukkan ketulusan dalam kerja sama dan mengambil tindakan nyata untuk secara cepat dan efisien mendorong penyelesaian awal terkait masalah seputar Nexperia, serta membantu memulihkan keamanan dan stabilitas rantai produksi dan pasokan semikonduktor global," ujarnya.