Radio Bharata Online - Unit pasukan darat Komando Teater Selatan Tentara Pembebasan Rakyat Tiongkok (People's Liberation Army/PLA) menggelar serangkaian pelatihan dan latihan tempur nyata di sepanjang perbatasan Tiongkok-Myanmar dari tanggal 25 hingga 27 November 2023.
Latihan tersebut bertujuan untuk menguji kemampuan manuver cepat, penyegelan perbatasan, dan kemampuan daya tembak pasukan yang ditempatkan secara lokal.
Selama latihan itu, pasukan yang berpartisipasi dengan cepat bergerak ke area pelatihan yang ditentukan dan melakukan latihan tembakan langsung di berbagai wilayah dan arah. Di bawah komando terpadu, pasukan yang berpartisipasi beroperasi dalam formasi tempur yang terkoordinasi, menunjukkan kemampuan mereka untuk melakukan kontrol perbatasan dan skenario tempur lainnya.
Sementara itu, beberapa kelompok serangan artileri dengan cepat menduduki posisi yang telah ditentukan dan meluncurkan daya tembak yang tepat secara berkelompok, yang mencakup berbagai arah terhadap target yang ditentukan.
Detasemen serbu lapis baja yang terdiri dari kendaraan tempur infanteri beroda dengan cepat bergerak ke posisi yang telah ditentukan dengan bantuan informasi intelijen yang akurat. Sementara itu, unit pembersihan ranjau dan penjinak bahan peledak dengan cepat bergerak ke garis depan untuk melakukan operasi pembersihan ranjau.
Setelah rintangan jalan dibersihkan, detasemen penyerang lapis baja dengan cepat mengambil posisi, sementara secara bersamaan meluncurkan peluru asap untuk memberikan perlindungan bagi unit infanteri untuk menyerang target yang telah ditentukan.
Meriam dan mortir yang dipasang di kendaraan secara bergantian menembakkan senjata mereka untuk melakukan serangan yang tepat secara berkelompok dan dari berbagai arah terhadap target tersembunyi di dalam hutan pegunungan.
Memanfaatkan radar pendeteksi posisi artileri, pasukan itu secara akurat memperoleh informasi lokasi target dan secara otomatis mendistribusikannya ke unit artileri, memandu howitzer yang dipasang di kendaraan untuk melepaskan tembakan penekan yang intens pada target.
Sejumlah peluru meraung ke arah posisi target, memberikan beberapa putaran daya tembak hingga target dihancurkan dengan tepat.
Menurut para perwira komandan, latihan tempur nyata ini melibatkan berbagai skenario, menggunakan pasukan dan peralatan nyata untuk operasi beruntun berdurasi panjang, dengan fokus pada mobilitas yang cepat dan kemampuan daya tembak. Latihan ini menunjukkan tekad, kemauan, dan efektivitas tempur PLA yang tak tergoyahkan dalam mempertahankan kedaulatan nasional, menjaga stabilitas perbatasan, serta melindungi nyawa dan harta benda rakyat.