Beijing, Radio Bharata Online - Kunjungan bermanfaat Presiden Venezuela Nicolas Maduro ke Tiongkok membuka babak baru bagi hubungan bilateral kedua negara, kata seorang pejabat Tiongkok sambil menyoroti kemitraan strategis segala cuaca yang baru diumumkan sebagai hasil yang signifikan.
Presiden Tiongkok Xi Jinping dan presiden Venezuela yang sedang berkunjung mengadakan pembicaraan di Beijing pada hari Rabu dan mengumumkan peningkatan hubungan antara kedua negara menjadi kemitraan strategis segala cuaca.
Cai Wei, Direktur Jenderal Departemen Urusan Amerika Latin dan Karibia Kementerian Luar Negeri, yang menyambut kedatangan Maduro, mengatakan Xi dan Maduro telah mencapai kesepakatan yang luas dan penting setelah pembicaraan mendalam.
Atas undangan Presiden Xi Jinping, Presiden Nicolas Maduro dari Venezuela melakukan kunjungan kenegaraan ke Tiongkok dari tanggal 8 hingga 14 September. Baru saja, Presiden Xi mengadakan upacara penyambutan besar-besaran untuk Presiden Maduro dan juga mengadakan pembicaraan dengannya. negara bertukar pandangan mendalam mengenai hubungan Tiongkok-Venezuela, kerja sama pragmatis dan isu-isu internasional dan regional yang menjadi kepentingan bersama dan mencapai konsensus yang luas dan penting," kata Cai.
“Kedua kepala negara bersama-sama mengumumkan peningkatan hubungan Tiongkok-Venezuela menjadi kemitraan strategis segala cuaca. Ini merupakan tonggak penting dalam perjalanan hubungan Tiongkok-Venezuela. Hal ini tentunya akan mendorong perluasan hubungan Tiongkok-Venezuela dan pragmatis. kerja sama di berbagai bidang menuju standar yang lebih tinggi, pada tingkat yang lebih dalam dan di lebih banyak bidang, memberikan lebih banyak manfaat bagi masyarakat kedua negara, menjaga kepentingan bersama negara-negara berkembang dengan lebih baik, dan menambah momentum bagi perdamaian dan pembangunan dunia,” ujarnya. .
Selama pembicaraan kedua presiden, Xi memuji hubungan bilateral dan menegaskan kembali dukungan Tiongkok kepada Venezuela dalam sejumlah isu inti.
Presiden Xi menekankan dalam pembicaraan mereka bahwa Tiongkok dan Venezuela adalah teman baik yang percaya satu sama lain dan merupakan mitra yang baik untuk pembangunan bersama. Ia mengatakan bahwa Tiongkok memandang hubungannya dengan Venezuela dari perspektif strategis dan jangka panjang, dan akan terus bersikap tegas. mendukung upaya Venezuela untuk menjaga kedaulatan nasional, martabat nasional, dan stabilitas sosial, serta alasan Venezuela untuk menentang campur tangan eksternal,” kata Cai.
Cai mencatat bahwa selain peningkatan kemitraan, total 18 perjanjian ditandatangani selama kunjungan bermanfaat tersebut, yang mencakup kerja sama di berbagai bidang.
Kunjungan Presiden Maduro membuahkan hasil. Kedua belah pihak mengeluarkan pernyataan bersama mengenai pembentukan kemitraan strategis segala cuaca antara Tiongkok dan Venezuela. Kedua kepala negara menyaksikan penandatanganan 18 perjanjian kerja sama, yang mencakup kerja sama Belt and Road, dan memperkuat kerja sama di berbagai bidang seperti ekonomi dan perdagangan, pendidikan, pariwisata, ilmu pengetahuan dan teknologi, kesehatan, dirgantara, penerbangan sipil, dan media,” ujarnya.
Cai menyatakan keyakinannya pada kemitraan yang baru diumumkan ini untuk mengantarkan masa depan yang lebih cerah bagi hubungan Tiongkok-Venezuela.
“Ini adalah kunjungan kenegaraan Presiden Maduro yang ketiga ke Tiongkok dan kunjungannya yang kelima ke Tiongkok sejak menjabat sebagai presiden. Kunjungan ini memperbarui persahabatan tradisional antara Tiongkok dan Venezuela dan mengawali babak baru dalam persahabatan Tiongkok-Venezuela, yang sepenuhnya menunjukkan pembangunan berkualitas tinggi di Venezuela. Kemitraan strategis Tiongkok-Venezuela dalam segala cuaca diyakini akan membawa kemajuan menuju masa depan yang lebih luas dan cerah di bawah kepemimpinan strategis kedua kepala negara,” kata Cai.