Teheran, Radio Bharata Online - Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Nasser Kanaani, pada hari Senin (5/2) menuduh Amerika Serikat berusaha mengalihkan perhatian publik dari daerah kantong Palestina di Jalur Gaza dengan melanggar kedaulatan negara lain.

Kanaani mengutuk peran AS di Timur Tengah dalam sebuah konferensi pers di Teheran, saat menjawab pertanyaan mengenai serangan udara AS baru-baru ini terhadap target-target di Irak dan Suriah.

Ia mengatakan bahwa akar dari krisis Timur Tengah terletak pada konflik Israel-Palestina. Menurutnya, dengan dukungan AS dan Inggris, Israel terus melanjutkan aktivitas perangnya di Jalur Gaza, dan solusi untuk krisis ini adalah dengan segera mengakhiri konflik di Jalur Gaza.

Kanaani juga mengatakan bahwa tindakan AS dan Inggris di Timur Tengah bertentangan dengan tujuan mereka yang diklaim untuk menjaga perdamaian, dan menunjukkan kurangnya pemahaman yang tepat dalam meredakan krisis regional.

"Tindakan militer AS dan Inggris di kawasan ini, termasuk serangan militer di Yaman, Irak, dan Suriah, serta dukungan mereka yang terus menerus terhadap kegiatan perang Israel, bertentangan dengan retorika dan klaim mereka untuk menjaga perdamaian. AS dan Inggris bertujuan untuk memperluas cakupan krisis dan konflik regional," katanya.