Nanning, Radio Bharata Online - Hujan deras pada hari Rabu (8/5) lalu mengguyur beberapa kota di Daerah Otonomi Guangxi Zhuang, Tiongkok selatan, menyebabkan banjir parah dan membuat warga terdampar.

Di ibu kotanya, Nanning, air banjir yang meluap hingga setinggi 2 meter membuat lebih dari 170 anak prasekolah dan guru dari taman kanak-kanak setempat terjebak. Semuanya dievakuasi ke tempat yang aman oleh petugas pemadam kebakaran setempat dengan menggunakan kapal uap secara bertahap.

Hujan mulai reda sekitar pukul 15.00 dan warga mulai membersihkan rumah dan toko mereka yang berantakan akibat banjir setinggi pinggang.

"Hujan deras mulai turun sekitar pukul 10.00 pagi, dan airnya naik dengan cepat. Kami berusaha memindahkan barang-barang kami ke tempat yang lebih tinggi, namun air tetap saja mencapai setinggi meja dalam waktu singkat," ujar Su Yanhong, seorang pemilik toko kelontong.

Lalu lintas lokal juga terganggu karena banjir mencapai kedalaman sekitar tiga meter di beberapa daerah dataran rendah.

Di Kota Chongzuo, Guangxi, hujan deras membanjiri lahan pertanian dan menyebabkan tanah longsor berskala kecil di jalan raya.

Otoritas transportasi setempat mengirimkan sejumlah mesin untuk membersihkan kekacauan dan melanjutkan lalu lintas.