Guangzhou, Radio Bharata Online - Seorang koki dari Amerika Serikat telah menyaksikan evolusi sektor katering di Kota Guangzhou, Tiongkok selatan, seiring dengan semakin banyaknya pengaruh global yang diperoleh kota metropolitan tersebut dari waktu ke waktu.

Yu Mingye adalah seorang koki Tiongkok-Amerika yang datang ke Guangzhou 13 tahun lalu dan membuka restoran bergaya Barat yang mengkhususkan diri pada makanan Prancis dan Italia.

Yu mengatakan bahwa ketika ia pertama kali tiba di Guangzhou, hanya ada sedikit restoran seperti itu, tetapi selama bertahun-tahun, seiring dengan semakin besarnya pengaruh internasional kota tersebut beserta dengan semakin banyaknya pertukaran perdagangan, pelanggan baru pun berdatangan.

"Beberapa orang asing datang ke sini untuk menghadiri pameran. Jadi selama periode waktu tersebut, semakin banyak orang asing yang datang untuk makan di sini," katanya.

Selain orang asing, Yu mengatakan semakin banyak anak muda yang datang ke restorannya dan mereka lebih menghargai lingkungan dan desain kreatif restoran tersebut.

Selain itu, anak muda juga menyukai makanan penutup dan roti. Yu juga telah mendirikan toko roti di kota tersebut untuk memenuhi permintaan.

"Tujuh puluh atau 80 persen pelanggan kami adalah anak muda karena mereka menganggapnya sangat modis," kata Yu.

Berdasarkan kecintaan penduduk Guangzhou terhadap pasta biji teratai dan pasta kacang merah, Yu secara inovatif memadukan bahan-bahan tersebut ke dalam rotinya.

Bulan ini, ia akan membuka toko roti kelimanya di Guangzhou karena ia optimis dengan masa depan kota kosmopolitan ini.