Beijing, Radio Bharata Online - Perdana Menteri Tiongkok Li Qiang pada hari Selasa bertemu dengan Presiden Indonesia Joko Widodo dan keduanya berjanji untuk lebih meningkatkan kerja sama Belt and Road Initiative (BRI) yang berkualitas tinggi.

Widodo tiba di Beijing pada hari Senin untuk menghadiri Forum Belt and Road untuk Kerja Sama Internasional (BRF) ketiga yang dijadwalkan pada 17-18 Oktober di ibu kota Tiongkok dan melakukan kunjungan kenegaraan.

Tiongkok dan Indonesia adalah mitra baik yang dapat saling percaya dalam pembangunan, kata Li.

Tiongkok siap bekerja sama dengan Indonesia untuk mengikuti konsensus strategis yang dicapai oleh kedua kepala negara, terus memperdalam kerja sama BRI yang berkualitas tinggi dengan tingkat saling percaya politik yang lebih tinggi dan koordinasi strategis menyeluruh, membangun komunitas Tiongkok-Indonesia dengan masa depan bersama menjadi 'gambaran nyata', dan memberikan contoh bagi negara-negara berkembang dalam berbagi masa depan bersama, mengupayakan solidaritas dan kerja sama serta meningkatkan pembangunan bersama, katanya.

Sementara itu, Widodo mengatakan bahwa Indonesia bersedia meningkatkan kerja sama BRI yang berkualitas tinggi dan kerja sama di bidang pertanian dengan Tiongkok, antara lain, mendorong pembangunan Kawasan Perdagangan Bebas ASEAN-Tiongkok 3.0 dan memberikan kontribusi positif dalam menjaga perdamaian dan stabilitas kawasan. dan meningkatkan kerja sama regional dan internasional.

Widodo meletakkan karangan bunga di Monumen Pahlawan Rakyat di Lapangan Tian'anmen di Beijing pada Selasa pagi.