Sejak akhir bulan Juli lalu, berbagai daerah di Tiongkok antara lain Tiongkok Utara, Daerah Aliran Sungai Kuning dan Sungai Huaihe serta Tiongkok Timur Laut mengalami terpaan badai hujan yang ekstrem sehingga mengakibatkan bencana banjir dan bencana geologi.

Selama beberapa hari ini, berbagai daerah dan berbagai lembaga Tiongkok mengambil berbagai langkah untuk mempercepat rekonstruksi pasca bencana dan meningkatkan kapasitas jalanan demi menjamin kelancaran masuk sekolah tahun ajaran baru pada tanggal 1 September mendatang. Berbagai bank juga meningkatkan intensitas dukungannya terhadap rekonstruksi pasca bencana.

Terhitung sampai tanggal 19 Agustus lalu, enam daerah yang mengalami bencana serius antara lain Beijing, Tianjin, Hebei, Jilin, Helongjiang dan Fujian telah mengucurkan pinjaman kredit sebanyak 15 miliar 80 juta yuan untuk pertolongan bencana dan rekonstruksi pasca bencana.

Pewarta : CRI