Astana, Radio Bharata Online - Tiongkok siap bekerja sama dengan Uzbekistan untuk mempromosikan pengembangan hubungan Tiongkok-Uzbekistan yang berkualitas tinggi dengan mempertimbangkan masa depan negara dan kesejahteraan rakyatnya, kata Presiden Tiongkok, Xi Jinping, pada hari Rabu (3/7).

Xi membuat pernyataan tersebut dalam pertemuan dengan Presiden Uzbekistan, Shavkat Mirziyoyev, menjelang Pertemuan ke-24 Dewan Kepala Negara Organisasi Kerja Sama Shanghai atau Shanghai Cooperation Organization (SCO) di Astana.

Selama pertemuan mereka, Xi menunjukkan bahwa selama kunjungan kenegaraan Mirziyoyev yang sukses ke Tiongkok pada bulan Januari tahun ini, kedua pemimpin bersama-sama memutuskan untuk meningkatkan hubungan bilateral menjadi kemitraan strategis yang komprehensif di segala cuaca untuk era baru dan membangun komunitas Tiongkok-Uzbekistan dengan masa depan bersama dari titik awal yang lebih tinggi, mengantarkan pada tahap baru untuk pengembangan hubungan bilateral.

Dengan memperhatikan bahwa tahun ini menandai peringatan 75 tahun berdirinya Republik Rakyat Tiongkok, Xi mengatakan bahwa Tiongkok mempercepat modernisasi Tiongkok, sementara Uzbekistan juga secara komprehensif memajukan strategi "Uzbekistan-2030".

Kedua negara memiliki tujuan besar namun sederhana untuk memberikan kehidupan yang lebih baik kepada rakyatnya, kata Xi, seraya menambahkan bahwa Tiongkok siap bekerja sama dengan Uzbekistan untuk memikirkan masa depan negara dan kesejahteraan rakyat masing-masing, serta mendorong pengembangan hubungan bilateral yang berkualitas tinggi.

Tiongkok dengan tegas mendukung Uzbekistan dalam menjaga kemerdekaan, kedaulatan, dan keamanan nasionalnya, tegas Xi, seraya mengatakan bahwa Tiongkok selalu menjadi teman dan mitra yang dapat dipercaya bagi Uzbekistan.

Xi mengatakan kedua belah pihak harus lebih memajukan kerja sama Sabuk dan Jalan, mengimplementasikan dengan baik rencana kerja sama jangka menengah dan jangka panjang di bidang ekonomi, perdagangan dan investasi, mempercepat pembangunan rel kereta api Tiongkok-Kirgistan-Uzbekistan, bekerja sama di bidang fotovoltaik, tenaga angin, dan kendaraan energi baru, dan terus memperkuat kerja sama dalam pengentasan kemiskinan dan tata kelola sosial.

Ia mengatakan Tiongkok mendukung perluasan pertukaran antara kedua negara di tingkat sub-nasional, serta pertukaran di bidang pariwisata, pendidikan, dan bidang lainnya, dan menyambut Uzbekistan untuk berpartisipasi dalam Pameran Impor Internasional Tiongkok ke-7 (CIIE) akhir tahun ini sebagai negara tamu kehormatan.

Tiongkok siap bekerja sama dengan Uzbekistan untuk mempercepat implementasi hasil KTT Tiongkok-Asia Tengah yang diadakan di kota Xi'an dan memperkuat koordinasi dan kerja sama, untuk memastikan bahwa SCO selalu berkembang ke arah yang melayani kepentingan bersama semua pihak, kata Xi.

Mirziyoyev juga memuji peningkatan hubungan bilateral menjadi kemitraan strategis yang komprehensif di segala cuaca untuk era baru di bulan Januari 2024, dengan mengatakan bahwa hal tersebut telah membuka era baru dalam hubungan Uzbekistan-Tiongkok.

Dia mengucapkan selamat kepada Tiongkok karena berhasil mengatasi berbagai risiko dan tantangan serta membuat pencapaian terdepan di dunia dalam bidang ekonomi, sains dan teknologi serta bidang-bidang lain di bawah kepemimpinan Xi, dan menyampaikan ucapan selamat serta berharap sidang pleno ketiga Komite Sentral Partai Komunis Tiongkok ke-20 sukses sepenuhnya.

Uzbekistan dengan tegas mematuhi prinsip Satu Tiongkok, dengan tegas memerangi "tiga kekuatan jahat" yaitu terorisme, ekstremisme, dan separatisme, katanya.

Uzbekistan siap bekerja sama dengan Tiongkok untuk menjadi teman dan mitra yang dapat diandalkan satu sama lain, terus menghormati, memahami dan mendukung satu sama lain, dan mempromosikan kerja sama pragmatis di berbagai bidang untuk mencapai hasil yang lebih bermanfaat, kata Mirziyoyev.

Uzbekistan siap untuk berkoordinasi dan bekerja sama secara erat dengan pihak Tiongkok dalam kerangka kerja multilateral seperti mekanisme Tiongkok-Asia Tengah dan Organisasi Kerja Sama Shanghai, dan untuk mempromosikan pelaksanaan prakarsa yang diusulkan oleh Xi, termasuk Prakarsa Pembangunan Global, Prakarsa Keamanan Global, dan Prakarsa Peradaban Global, kata Mirziyoyev.