Xinjiang, Radio Bharata Online - Penyelamatan dan bantuan sedang berlangsung di Kabupaten Wushi yang dilanda gempa bumi di Daerah Otonomi Xinjiang Uygur di barat laut Tiongkok, sementara polisi, petugas pemadam kebakaran, dan tentara menyisir daerah-daerah yang terkena dampak.

Menurut Pusat Jaringan Gempa Bumi Tiongkok (China Earthquake Networks Center/CENC), gempa berkekuatan 7,1 skala Richter mengguncang Kabupaten Wushi di Prefektur Aksu pada pukul 02:09 hari Selasa (23/1) waktu Beijing.

CENC mengatakan gempa utama diikuti oleh serangkaian gempa susulan berkekuatan 5,2 SR di Kabupaten Wushi dan 5,3 SR di Kabupaten Akqi, Prefektur Otonomi Kizilsu Kirgiz. Sejauh ini tidak ada korban jiwa yang dilaporkan.

Setelah gempa, brigade pemadam kebakaran dan penyelamatan Kabupaten Wushi segera mengirimkan 10 anggota tim ke daerah pusat gempa. Selain itu, detasemen pemadam kebakaran dan penyelamatan prefektur Aksu mengerahkan 60 orang untuk mencapai pusat gempa.

Menurut departemen pemadam kebakaran dan penyelamatan regional Xinjiang, sebanyak 182 kendaraan, 800 orang, dan 32 ekor anjing telah disiagakan, siap untuk misi bantuan bencana.

Laporan awal menunjukkan bahwa pusat gempa berada di sebuah kota di Kabupaten Wushi yang berada di daerah perbatasan pegunungan antara Tiongkok dan Kirgistan.

Menurut Badan Gempa Bumi Xinjiang, pusat gempa berjarak sekitar 50 km dari pusat kota Wushi, dengan lima desa berada dalam radius 20 kilometer di sekitar pusat gempa.

Pada pukul 03:00 Selasa (23/1), dua rumah tempat tinggal dan kandang ternak telah runtuh di pusat gempa, tanpa ada korban jiwa yang dilaporkan. Beberapa daerah sempat mengalami gangguan pasokan listrik sesaat setelah gempa. Tapi, pasokan listrik berangsur-angsur pulih.

Di Desa Ying'ate, Kabupaten Wushi, polisi perbatasan menyelamatkan seorang warga desa yang terluka akibat gempa sekitar pukul 05:50. Seorang anak perempuan yang terjebak di rumahnya yang runtuh juga berhasil diselamatkan dengan selamat oleh polisi perbatasan setempat di sebuah desa di Kabupaten Akqi.

Gempa juga terasa di berbagai kota dan prefektur di Xinjiang, termasuk Urumqi, Hotan, dan Kashgar. Penduduk di ibu kota regional Urumqi melaporkan bahwa mereka merasakan guncangan gempa bahkan di lantai 17.