Shanghai, Bharata Online - Sejumlah aplikasi inovatif dalam kerja sama ekonomi digital telah dirilis pada Konferensi Ekosistem Data Global 2025, yang diselenggarakan pada hari Selasa (25/11) dan Rabu (26/11) di Shanghai. Peluncuran ini menunjukkan praktik pusat ekonomi Tiongkok tersebut dalam secara aktif menyelaraskan diri dengan aturan perdagangan internasional berstandar tinggi.
Aplikasi yang baru diluncurkan ini mencakup sistem registrasi daring sepenuhnya untuk layanan kepercayaan digital lintas batas Shanghai-Singapura, yang menandai skenario aplikasi lintas batas pertama untuk operasi bersama dalam verifikasi identitas digital yang secara resmi diterapkan antara Shanghai dan Singapura.
Layanan tersebut memungkinkan investor korporat Singapura untuk menyelesaikan registrasi bisnis mereka di Shanghai sepenuhnya secara daring.
"Perusahaan-perusahaan di Singapura kini dapat mendaftarkan bisnis mereka di Shanghai sepenuhnya secara daring. Sebelumnya, mereka harus pergi ke loket luring untuk memprosesnya. Karena data identitas individu domestik dan luar negeri tidak saling terhubung, verifikasi identitas mereka secara daring menjadi mustahil. Oleh karena itu, pertama-tama kami perlu menemukan skenario yang representatif dan perintis untuk menerapkan pendaftaran daring. Kemudian, kami akan terus bekerja sama dengan Singapura dan negara-negara mitra BRI lainnya untuk memperluas kapabilitas saling pengakuan kami, dan sekaligus mengeksplorasi skenario penerapan di berbagai industri," ujar Zheng Ning, Kepala Platform Layanan Kepercayaan Digital Lintas Batas di Otoritas Sertifikasi Elektronik Shanghai.
Selama acara tersebut, otoritas Shanghai juga meluncurkan proyek percontohan untuk skenario penerapan kredibilitas data di industri otomotif antara Tiongkok dan Eropa, serta skenario penerapan letter of credit blockchain dari Seaborne Trade Digitalization Collaboration Innovation Alliance, yang bertujuan untuk menyediakan layanan keuangan lintas batas yang lebih nyaman dan aman bagi perusahaan perdagangan luar negeri dan membangun ekosistem kolaboratif digital yang mengintegrasikan perdagangan, logistik, dan keuangan dengan lebih baik.
"Shanghai merupakan rumah bagi sejumlah besar penyedia layanan data. Proses transformasi digital telah mempercepat integrasi berbagai industri. Kota besar seperti Shanghai dapat memanfaatkan lokasi geografisnya untuk memanfaatkan penyedia layanan ini dan pengalaman inovatif Tiongkok dalam pengembangan ekonomi digital, serta mendorong perkembangan ekonomi global," ujar Lu Yong, Sekretaris Jenderal Asosiasi Penyedia Layanan Data Shanghai.
Konferensi Ekosistem Data Global 2025 diselenggarakan di Pusat Konferensi Internasional Shanghai. Konferensi ini dirancang untuk memajukan alokasi faktor data yang berorientasi pasar dan mempromosikan penerapan teknologi digital yang inovatif.