New York, Bharata Online - Mencapai gencatan senjata yang langgeng di Gaza merupakan prioritas utama dan semua pihak yang terlibat dalam konflik, khususnya Israel, harus sungguh-sungguh mematuhi perjanjian gencatan senjata, kata Fu Cong, Perwakilan Tetap Tiongkok untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa, dalam pertemuan Dewan Keamanan yang diadakan di New York City pada hari Senin (24/11).

Pertemuan tersebut diselenggarakan dengan latar belakang gencatan senjata Gaza yang rapuh, dengan para duta besar menyerukan agar Israel dan Hamas tetap berpegang pada komitmen mereka di tengah kekerasan yang kembali terjadi dan kebutuhan kemanusiaan yang semakin dalam.

Tiongkok telah mencatat dengan prihatin bahwa bentrokan kekerasan masih terus berlanjut meskipun ada gencatan senjata. Israel dilaporkan telah melakukan lebih dari 400 pelanggaran perjanjian tersebut, yang mengakibatkan lebih dari 300 kematian warga sipil di Gaza, ujar Fu kepada Dewan Keamanan.

"Gencatan senjata berarti penghentian serangan dalam segala bentuk dan harus dipatuhi dengan itikad baik oleh semua pihak yang terlibat dalam konflik. Setiap insiden yang mengakibatkan korban sipil tidak dapat diterima, dan serangan yang sering terjadi seharusnya tidak menjadi hal yang biasa di Gaza. Tiongkok menyerukan kepada semua pihak terkait, terutama Israel, untuk sepenuhnya mematuhi persyaratan perjanjian gencatan senjata dan mendorong tercapainya gencatan senjata yang nyata, komprehensif, dan berkelanjutan," ujar Fu.

Ia juga mendesak Israel untuk mematuhi kewajiban hukum internasionalnya guna memastikan penyediaan bantuan kemanusiaan ke Gaza, mengingat berbagai pendapat penasihat dan langkah sementara yang dikeluarkan oleh Mahkamah Internasional terkait hal tersebut.

Ia menggarisbawahi perlunya meredakan ketegangan di Tepi Barat di tengah "ekspansi permukiman Israel yang berkelanjutan dan kolusi kekerasan pemukim".

Fu menekankan bahwa solusi dua negara adalah satu-satunya cara untuk mengatasi masalah Palestina, dan komunitas internasional harus bekerja lebih keras untuk mencapai tujuan ini dan menentang tindakan sepihak apa pun yang merusak fondasi solusi tersebut.