Radio Bharata Online - Pameran Pariwisata dan Perjalanan Internasional (International Tourism and Travel Exhibition) edisi ke-21 dimulai di Aljazair, pada Kamis (29/9), setelah tertunda selama dua tahun akibat pandemi COVID-19.
Pameran tersebut diresmikan oleh Perdana Menteri Aljazair Ayman Benabderrahmane serta sejumlah pejabat pemerintah dan para duta besar, dengan Arab Saudi menjadi tamu kehormatan.
Sebanyak 200 peserta pameran pariwisata dan manajemen hotel dari Aljazair dan mancanegara berpartisipasi dalam pameran tersebut.
Mengusung tema "Tiongkok yang Indah - Rute Wisata Klasik" (Beautiful China - Classic Tourism Routes), stan Kedutaan Besar Tiongkok mempromosikan tempat-tempat wisata di Tiongkok dalam segala aspek dan sektor melalui dinding gambar, film promosi, brosur rute wisata, dan kartu pos pemandangan kepada masyarakat Aljazair.
Rute wisata klasik juga diperkenalkan kepada para agen wisata dan operator tur setempat guna mendorong mereka bekerja sama dengan perusahaan pariwisata Tiongkok.
Para murid dari Sekolah Wushu Djurdjura mempersembahkan pertunjukan kungfu yang luar biasa di depan stan Tiongkok, yang menarik banyak pengunjung.
Benabderrahmane berterima kasih kepada para peserta pameran Tiongkok karena telah menghadiri pameran ini dan mengatakan bahwa ia berharap makin banyak wisatawan Tiongkok yang mengunjungi Aljazair, untuk terus mempererat hubungan persahabatan antara kedua negara.
Sementara itu, Zhang Yi, yang menjabat konselor budaya di Kedutaan Besar Tiongkok di Aljazair, mengatakan kepada Xinhua bahwa "pameran ini akan membuka jalan untuk meningkatkan pemahaman warga Aljazair tentang sumber daya dan budaya pariwisata Tiongkok, dan menarik lebih banyak warga Aljazair untuk mengunjungi Tiongkok di masa depan, sehingga mendukung hubungan antarmasyarakat kedua negara."
Pameran Pariwisata dan Perjalanan Internasional tersebut akan berlangsung hingga Minggu (2/10) besok.
Pewarta : Xinhua