Beijing, Radio Bharata Online - Sebuah platform daring yang memproses aplikasi subsidi untuk tukar tambah kendaraan bekas masyarakat Tiongkok telah menerima lebih dari 680.000 aplikasi hingga Kamis (22/8) siang, menurut Juru Bicara Kementerian Perdagangan Tiongkok, He Yadong, yang mengelola platform tersebut.
"Hingga Kamis (22/8) siang, platform informasi tukar tambah kendaraan yang dikelola Kementerian Perdagangan telah menerima lebih dari 680.000 aplikasi subsidi untuk tukar tambah kendaraan bekas. Selama sebulan terakhir, kami menerima sekitar 340.000 aplikasi baru. Kebijakan tukar tambah kendaraan bekas telah mendorong pertumbuhan volume daur ulang kendaraan bekas," ujar He.
"Dari Januari hingga Juli, total 3,509 juta kendaraan bekas telah didaur ulang secara nasional, meningkat 37,4 persen dari tahun ke tahun. Di antaranya, pertumbuhan Mei, Juni, dan Juli mencatat kenaikan dari tahun ke tahun sebesar 55,6, 72,9, dan 93,7 persen," lanjutnya.
Kementerian Perdagangan dan Kementerian Keuangan Tiongkok merilis langkah-langkah administratif untuk tukar tambah mobil pada bulan April 2024, dengan memberikan subsidi langsung kepada konsumen yang memilih untuk membuang kendaraan lama mereka dan membeli yang baru.